Cara Memelihara Kucing Persia

85 View

Cara Memelihara Kucing Persia yang Benar – Kucing persia merupakan salah satu jenis kucing yang memiliki banyak bulu dan berasal dari negeri Persia yang sekarang sudah berubah nama menjadi Iran.

Banyak orang yang tidak tahu tentang cara memelihara kucing persia ketika baru pertama kali membeli kucing. Memelihara kucing persia berbeda dengan memelihara kucing liar yang biasa main ke rumah karena.

Kucing persia memiliki bentuk tubuh yang agak gemuk, wajah yang lebih bulat dan imut yang membuatnya banyak disukai para pecinta kucing. Karena kucing persia memiliki fisik yang lebih cantik, indah, dan lucu.

Selain itu, kucing persia adalah kucing yang penurut dan tidak banyak tingkah, sering banyak tidur dibandingkan beraktivitas membuatnya semakin disukai karena mudah untuk jinak.

Kucing persia merupakan salah satu jenis kucing rumahan yang harus diberikan perawatan dan kenyamanan yang ekstra. Kucing persia tidak boleh sembarang dibiarkan seperti kucing liar karena dapat merusak bulu-bulunya jika tidak dirawat dengan benar.

Bulu kucing persia yang tebal, dan lebih lebat dari kucing anggora bisa menyebabkan mudah rontok jika tidak dirawat dengan benar.

Mengenal Macam-macam Kucing Persia

cara perawatan kucing persia medium
animals.howstuffworks.com

Saat ini cukup sulit mendapatkan kucing dengan ras murni. Harga mahal belum tentu memiliki turunan yang asli. Membeli kucing impor pun tidak bisa menjamin keasliannya.

Seseorang harus memiliki pedigree (sertifikat untuk kucing) guna memastikan silsilah seekor kucing. Di Indonesia ada sebuah komunitas bernama Indonesian Cat Association (ICA). Pada tahun 2020, organisasi ini mencatat ada kurang lebih 20.000 ekor kucing yang sudah bersertifikat.

Kucing yang diberi sertifikat oleh organisasi tersebut bermacam-macam. Begitu pula untuk kucing Persia kalau jenisnya beragam. Bagi yang tertarik memelihara kucing ini, ketahui dulu ragamnya sebelum masuk ke bagian cara memelihara kucing persia yang benar, yakni sebagai berikut:

1. Himalaya

Ini adalah jenis kucing Persia yang paling besar dan disukai jika dibandingkan kucing Persia lainnya. Ciri utamanya terlihat dari hidung yang pesek dan tubuh memiliki color point.

Pola warna tidak hanya di wajah saja, tetapi mulai dari telinga hingga ujung ekor. Biasanya color point tersebut berwarna hitam atau coklat tua. Ekornya sangat panjang dan kakinya pendek sehingga kucing ini tidak suka melompat (cenderung pendiam).

2. Medium

Kucing Persia Medium paling banyak ditemui di Indonesia. Sekilas mirip seperti kucing lokal karena bentuk kepala kucing Persia Medium tidak sebulat kucing Persia lainnya. Namun jenis ini paling bersahabat dengan manusia. Kakinya panjang dan bulunya sangat lebat. Selain itu, hidungnya tidak pesek dan juga tidak mancung.

BACA JUGA:  Cara Memotong Kuku Kucing

3. Peakface

Kucing Persia jenis ini memiliki harga paling tinggi karena keunikan bentuk wajahnya. Hidungnya pesek dan bertubuh gemuk. Namun kucing ini sangat aktif bergerak dan suka bermain-main.

Selain dilihat dari keindahan bulunya, kelincahan kucing Persia ini menjadi daya tarik. Oleh sebab itu, ada kontes khusus yang diselenggarakan untuk kucing Persia Peakface / Peaknose.

4. Tradisional (Doll Face)

Ini adalah kucing Persia keturunan yang asli. Anakannya merupakan hasil perkawinan kucing Persia jantan dan betina. Jumlahnya kian hari berkurang. Sebutan lainnya adalah dollface karena wajahnya tanpa ekspresi, tidak seperti kucing-kucing lainnya. Walaupun begitu, kucing jenis ini paling lincah dibandingkan jenis lainnya.

Cara Memelihara Kucing Persia

persiapan memelihara kucing persia
neepha.com

Cara memelihara kucing persia sebenarnya tidak terlalu sulit asalkan rutin memberi makan dan memandikannya serta menjaganya dari stress.

Karena kucing persia tidak terlalu banyak beraktivitas sehingga memudahkan perawatannya. Yang terpenting adalah jangan lupa memberinya makan dan selalu perhatikan kesehatan bulunya. Berikut ini adalah cara memelihara kucing persia yang tepat :

Artikel Lain: Jenis Kucing Persia

1. Menyiapkan Habitat si Kucing

proses pemeliharaan kucing persia
whytochoose.com

Kucing harus tinggal di lingkungan yang baik dan juga bersih apabila ingin dia bisa bebas dari penyakit. Menyiapkan habitat untuk si kucing ini sangatlah penting.

Apabila sudah membeli kandang khusus kucing, pastikan bahwa kandang tersebut sudah dibersihkan dengan baik. Lalu siapkan juga tempat berisikan pasir untuk toilet si kucing dan tempat makan si kucing, bersihkan semuanya agar kucing nyaman.

2. Rutin Memberi Makan

cara merawat kucing hias
sortra.com

Beri makanan untuk kucing dua kali sehari, jangan sampai telat memberinya makan karena akan mempengaruhi kesehatan si kucing. Makanan khusus kucing persia dapat dibeli di toko-toko hewan khusus.

Karena kucing persia berbeda dengan kucing kampung, jangan memberinya sembarang makanan agar bulu kucing persia tidak mudah rontok dan menimbulkan penyakit.

3. Ketahui Cara Memandikan Kucing Persia

cara pemeliharaan kucing persia
persiancatcorner.com

Pada umumnya, kucing akan mandi membersihkan tubuhnya dengan cara menjilati tubuhnya, namun untuk kucing persia, hal itu tidak cukup.

Karena banyak kotoran dan debu yang menempel pada bulu-bulu kucing persia yang lebat. Sebaiknya belilah shampo dan sabun khusus untuk kucing persia yang terdapat di toko-toko perlengkapan hewan untuk memandikan si kucing dengan baik.

Siapkan ember khusus untuk mandi si kucing dan air hangat (jangan air dingin karena akan membuat kucing kabur). Biasanya, awal-awal kucing akan kabur ketakutan melihat air, dekatilah pelan-pelan dengan kasih sayang maka kucing akan mau untuk dimandikan.

Basahi seluruh tubuh si kucing dalam ember, lalu usapkan shampo khusus kucing secara perlahan, jangan sampai ke area wajah.

Kemudian bilas kembali dengan air hangat secara pelan-pelan dan lemah lembut. Keringkan dengan handuk yang bersih dan kering, gunakan juga hair dryer untuk mempercepat pengeringan bulu kucing persia yang lebat ini.

4. Membersihkan Kandang dan Kotoran Kucing

tutorial cara memandikan kucing persia
youtube.com

Pastikan bahwa si kucing sudah diajarkan bagaimana cara menggunakan toilet pasirnya sehingga tidak pup sembarangan. Bersihkan kotoran kucing secara rutin setiap hari.

BACA JUGA:  Efek Madu Pada Kucing

Bersihkan juga kandang kucing seminggu sekali jika sudah mulai kotor. Kandang yang bersih akan mempengaruhi mood kucing dan menjaganya dari stress yang mengakibatkan sakit.

5. Mengajak si Kucing Bermain dan Jalan-jalan

Kucing persia merupakan jenis kucing yang kurang aktif dan lebih sering diam sambil memanjakan dirinya dengan majikannya. Kucing persia bisa diajak main di dalam rumah dengan memberikan beberapa mainan khusus kucing, biasanya kucing paling suka dengan bola.

Jika ingin mengajaknya jalan-jalan keluar, jagalah kucing dengan baik, karena kucing peliharaan akan kaget jika dilepas begitu saja di jalanan.

Tips Menjaga Keindahan Bulu Kucing Persia

cara memelihara kucing persia dengan baik
mythicbells.wordpress.com

Cara memelihara kucing persia yang benar di atas harus dengan cermat sebab jika ada kesalahan sedikit saja bisa membuat bulunya rontok. Padahal keindahan kucing Persia dilihat dari bulunya. Barulah sifatnya yang manja kepada Sang Majikan. Bagi pemilik kucing Persia, berikut tips untuk mempertahankan bulu kucing agar tidak rontok:

Baca Juga: Daftar Harga Kucing Persia, Paling Update!

1. Jangan Sering Dimandikan

Mandi memang bisa menjaga kebersihan dan kesehatan kucing. Namun kalau kucing Persia sering dimandikan justru akan membuat bulu-bulunya rontok. Cukup satu kali seminggu memandikan kucing Persia.

Jangan khawatir untuk waktu-waktu sebelum mandi sebab kucing gemar menjilati tubuhnya. Ini menjadi cara mereka membersihkan dirinya sendiri.

Pakai sabun dan sampo khusus untuk kucing. Akan lebih baik lagi kalau produk yang digunakan khusus untuk kucing Persia. Saat selesai mandi, jangan menggosok-gosok tubuh kucing untuk mengeringkannya.

Ingat, sisir kucing dan sisir manusia itu berbeda. Jadi gunakan sisir kucing yang halus dan bergigi pendek. Pisahkan bulu-bulu yang rontok dari sisir dan sekitar kucing sebelum menyisir bagian lainnya.

2. Pilih Makanan yang Tepat

Saat ini ada banyak jenis makanan kucing yang dijual di pet shop. Jika diperhatikan baik-baik, setiap makanan tersebut memiliki khasiat yang berbeda. Ada yang tujuannya untuk menggemukan, ada juga yang berguna untuk memperindah bulu kucing.

Makanan yang dapat menyehatkan bulu kucing mengandung vitamin, omega 3 dan 6, zat besi, dan fiber. Ada juga yang menambahkan vitamin tersendiri khusus untuk menjaga keindahan bulu. Misalnya, essential fish oil.

3. Ukuran Kandang Besar dan Berisi Pasir

Kucing Persia akan stress kalau tinggal di dalam kandang yang sempit. Kalau kucing merasa stress dan tidak bebas bergerak, maka bisa memicu kerontokan pada bulunya. Selain itu, ukuran kucing Persia memang agak besar dan berbulu panjang. Jadi akan kasihan kalau hidup di kandang yang besarnya pas-pasan.

Di samping ukuran kandang yang sesuai, letakkan kandang di area dengan sirkulasi udara baik serta terkena sinar matahari tapi jangan langsung.

Ini adalah cara memelihara kucing persia yang benar sehingga tidak merusak bulu kucing akibat lembap. Lalu, jangan lupa isi dengan pasir agar kotoran kucing tidak berantakan. Saat membuang kotoran, ganti juga pasirnya. Permukaan pasir adalah bagian yang sering kontak dengan bulu kucing.

Hal-hal Lain Terkait Pemeliharaan

cara perawatan kucing persia himalaya
dlpng.com

Saat memelihara kucing persia, tidak bisa hanya dengan sekedar memberi makan, memandikan, dan mengajak main saja. Ada banyak hal yang harus diperhatikan pada kucing persia agar tidak mudah jatuh sakit. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus selalu diperhatikan dalam memelihara kucing persia :

BACA JUGA:  Pentingnya Memahami Panduan Makanan Kucing Persia

1. Bahaya Bulu Kucing Persia

cara memandikan kucing persia di rumah
thehappycatsite.com

Jika kucing persia tidak diberikan makanan yang baik, bulu-bulunya akan rontok dimana-mana dan bisa menyebabkan penyakit untuk manusia. Kucing yang tidak dijaga kebersihannya akan menyebabkan banyak bakteri menempel pada bulu kucing, dan jika terkena manusia bisa menyebabkan penyakit.

Biasanya manusia sering terkena flu akibat bulu kucing, ada yang lebih parah dari itu bisa menyebabkan gangguan pada janin ibu hamil. Karena itu, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan kucing. Agar tidak menyebabkan penyakit yang membahayakan manusia.

2. Mengontrol Kesehatan Kucing Persia

cara memandikan kucing persia yang galak
serendipitycare.blogspot.com

Jangan lupa untuk memberikan vaksin untuk kucing persia di dokter hewan. Pemberian vaksin ini dapat mengontrol kesehatan kucing agar tidak menyebabkan penyakit yang membahayakan manusia.

Jika kucing mulai sakit, segera bawa ke dokter hewan untuk diatasi dan diobati. Jaga selalu kebersihan lingkungannya dan juga makanannya agar si kucing tidak sakit akibat perawatan yang tidak benar.

3. Perbedaan Kucing Persia dan Anggora

bagaimana cara merawat kucing persia
youtube.com

Banyak orang yang tidak tahu perbedaan kucing ini sehingga banyak yang menyamakan cara perawatannya. Walaupun sama-sama kucing berbulu, kucing anggora dan kucing persia memiliki perbedaan yang cukup jauh.

Kucing anggora tidak terlalu banyak memiliki bulu, sedangkan kucing persia seluruh tubuhnya dipenuhi bulu-bulu lebat yang membuatnya harus memiliki perawatan ekstra.

Bentuk wajah kucing persia juga lebih bulat serta matanya yang lebih lebar sedikit, sedangkan kucing anggora memiliki bentuk mata yang tajam.

Kucing anggora juga lebih aktif dibandingkan kucing persia sehingga ia harus lebih sering diajak bermain dan dibiarkan keluar kandang. Berbeda dengan kucing persia yang lebih sering diam dan sering tidur sambil dielus oleh majikannya.

4. Jika Kucing Persia Tinggal Serumah dengan Kucing Liar

cara merawat kucing persia anakan
needpix.com

Terkadang, banyak orang yang memiliki kucing lebih dari satu dan dirawat di rumah, terlebih jika memelihara kucing liar alias kucing kampung.

Kucing kampung selalu lebih aktif bergerak dan ia suka bermain dengan kucing lain, terkadang sering bertengkar. Kucing persia yang cenderung lebih diam sering takut jika bertemu dengan kucing liar dalam rumah karena akan diajak berinteraksi.

Beberapa kucing persia memilih untuk kabur jika didekati kucing-kucing liar seperti ini. Sebaiknya memisahkan habitat mereka di dalam rumah.

Karena kucing persia cenderung pasif, letakkan ia dalam area ruang rumah yang terpisah dari kucing kampung seperti di lantai atas rumah.

Ketika musim kawin tiba, jika tidak ingin kucing persia betina dihamili oleh kucing kampung jantan, usahakan agar mereka tetap berada dalam ruangan terpisah.

Sebaiknya langsung memasangkan kucing betina dengan kucing persia jantan agar tidak dikawini kucing kampung. Dan biarkan kucing kampung jantan pergi ke luar untuk mencari kucing betina kampung lain untuk dikawini.

5. Musim Kawin Kucing Persia

Ketika kucing sudah berumur 8 hingga 10 bulan, ia akan tumbuh dewasa dan memiliki masa birahi. Pada masa inilah kucing bisa dikawinkan dan memiliki keturunan.

Kucing persia yang sedang dalam masa birahi akan mengeong terus untuk menarik perhatian lawan jenis kucing lain. Berikanlah si kucing lawan jenisnya yang juga kucing persia agar kucing dapat menghasilkan keturunan dari jenisnya.

Itulah beberapa cara memelihara kucing persia dengan benar agar kucing dapat terjaga selalu kesehatannya. Kucing persia dengan bulu-bulunya yang lebat memang memerlukan perhatian dan perawatan yang ekstra agar tidak menyebabkan penyakit yang membahayakan. Kucing persia juga akan mudah sakit jika tidak dirawat dengan baik akibat infeksi bakteri yang menempel pada tubuhnya.

Cara Memelihara Kucing Persia yang Benar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.