Cara Memelihara Musang Pandan

176 View

CARA MEMELIHARA MUSANG PANDAN – Banyak yang menerka kalau Musang merupakan salah satu hama yang harus diatasi. Namun, tidak sedikit pula yang menganggap hewan ini patut untuk dipelihara.

Tidak sedikit para pecinta hewan, menjadikan Musang Pandan sebagai hewan favorit. Cara memelihara Musang Pandan tentunya tidaklah mudah. Hal ini dibutuhkan pengetahuan yang cukup untuk memahami hewan tersebut secara baik.

Di antara kalangan Musang, jenis Musang Pandan ini cukup terkenal dan banyak diminati. Hal ini dikarenakan aroma tubuhnya mengeluarkan aroma bak pandan yang begitu wangi.

Selain itu, untuk kelancaran dalam memelihara Musang Pandan, tentunya harus dilakukan proses penjinakan. Sehingga, Musang Pandan tidak liar dan dapat dijinakkan.

Resiko yang Harus Diketahui Saat Memelihara Musang Pandan

resiko & bahaya gigitan musang pandan peliharaan
youtube.com

Layaknya hewan berbulu lainnya, musang pandan memang menggemaskan untuk dipelihara. Namun, bukan berarti hewan ini tidak beresiko saat dimiliki. Selain memang musang pandan terkenal hewan yang galak sehingga harus dijinakkan, berikut adalah hal-hal lain yang harus dipertimbangkan sebelum benar-benar memeliharanya di rumah:

1. Serangan Mendadak

Pada pembahasan selanjutnya akan diulas bagaimana cara menjinakkan musang pandan. Walaupun begitu, meskipun musang pandan sudah jinak, mereka tetap berpotensi melakukan serangan mendadak layaknya sebelum dijinakkan.

Insting hewan buas dan liar tidak akan hilang dari diri seekor musang pandan. Tak jarang musang-musang yang sudah dijinakkan tetap melontarkan cakaran atau gigitan sesekali.

Serangan dadakan ini kemungkinan akan terjadi apabila si musang merasa stress atau kelaparan. Kadang juga cakaran atau gigitan dilakukan sebagai bentuk manja kepada si pemilik. Kalau dalam hal ini, cakaran atau gigitannya lebih kecil resiko untuk melukai manusia.

2. Penyakit Musang

Sebagai pemilik musang pandan harus mengetahui penyakit apa saja yang berpotensi menyerang hewan ini. Contohnya adalah penyakit kulit, yakni scabies dan ringworm. Dua penyakit kulit tersebut paling sering menyerang musang dan anjing, bahkan ringworm bisa menular ke manusia.

Tanda musang terkena penyakit scabies adalah sering menggaruk tubuhnya karena gatal oleh parasit. Sedangkan penyakit ringworm ditandai dengan kegundulan dengan bentuk cincin dan pinggiran gundulnya berwarna merah.

Penyakit lainnya adalah parainfluenza dan pneumonia yang menyerang sistem pernapasan. Parainfluenza ditularkan dari hewan lain sehingga perlu vaksin untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Penyakit pneumonia adalah tingkat lanjut dari penyakit parainfluenza apabila tidak cepat diobati. Musang pandan tidak hanya batuk dan pilek saja, tetapi juga akan sesak napas.

BACA JUGA:  Tips Memelihara Hamster dengan Baik dan Jenis-Jenisnya

3. Rabies

Di Indonesia, hingga tahun 2017 tercatat lebih dari 500.000 kasus akibat Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) dan 836 diantaranya positif dinyatakan rabies.* Musang pandan termasuk salah satu hewan penular rabies.

Jadi, bahaya rabies tidak hanya menghantui hewan kucing dan anjing saja. Rabies yang disebabkan oleh musang pandan ditularkan melalui gigitan.

Oleh sebab itu, apabila manusia terkena gigitan musang pandan harus segera mencuci bekas gigitan dengan air mengalir dan sabun. Kalau gigitannya cukup dalam, maka diperlukan penyuntikan anti rabies dan anti tetanus. Dalam kondisi ringan, kemungkinan bekas gigitan akan menimbulkan alergi akibat bakteri dari air liur musang.

4. Bau Badan

Seperti yang disebutkan di atas, tubuh musang pandan dapat mengeluarkan aroma pandan. Meski sebenarnya bau ini begitu khas dan harum, namun tidak semua orang menyukainya. Oleh sebab itu, pastikan seluruh orang di rumah tidak bermasalah dengan aroma ini.

Satu hal yang perlu diingat, terkadang aroma pandan tersebut bisa berubah menjadi bau yang tidak sedap. Jadi bersiaplah dengan aroma yang akan dikeluarkan oleh tubuh si musang.

Cara Menjinakkan Musang Pandan

Cara Menjinakkan Musang Pandan
fjb.kaskus.co.id

Sebelum melakukan pemeliharaan, tentunya harus dilakukan proses penjinakan terlebih dahulu. Jika tidak dilakukan demikian, hewan tersebut akan bersikap agresif, penuh kepanikan karena tidak terbiasa bersama manusia. Dibutuhkan adaptasi, sehingga dapat menyesuaikan dengan kehidupan baru yang dijalaninya.

Di antara cara yang dapat dilakukan dalam menjinakkan Musang Pandan yakni dengan banyak berkomunikasi. Hal ini akan membantu mengenal suara sang pemelihara.

Selain itu, memberikan sentuhan-sentuhan secara rutin pun dapat meningkatkan rasa tenang pada Musang Pandan. Berikan sentuhan lembut tanpa tergesa-gesa. Hal ini dapat menimbulkan kepanikan pada Musang dan ditakutkan menyerang sang pemilik.

Selain itu, hal yang dapat dilakukan untuk menjinakkan Musang Pandan yakni kerap membawa Musang berjalan-jalan dan bermain. Mulailah untuk memberanikan diri menggendong Musang Pandan.

Secara perlahan, hewan tersebut pun dapat beradaptasi dan bisa dijinakkan. Ketika Musang Pandan berhasil dijinakkan, maka proses pemeliharaan pun dapat dilakukan dengan mudah.

Cara Memelihara Musang Pandan

Cara Memelihara Musang Pandan
steempeak.com

Setelah melakukan penjinakan, tahap selanjutnya yakni merawat dan memeliharanya dengan baik. Pemeliharaan yang maksimal tentunya akan berpengaruh baik terhadap kesehatan Musang Pandan. Cara memelihara Musang Pandan tentunya tidaklah sulit, apalagi jika dipahami pengetahuan yang mendalam terkait hal tersebut.

Ketika pemeliharaan Musang Pandan tidak dilakukan secara maksimal, hal ini akan berimbas buruk. Pengaruhnya bukan hanya pada Musang itu sendiri, melainkan kesehatan manusia selaku pemelihara pun dapat dirugikan.

Hal ini dikarenakan perawatan yang kurang tepat akan menimbulkan penyakit pada Musang Pandan dan sewaktu-waktu dapat menular pada manusia. Di antara cara yang dapat dilakukan dalam memelihara Musang Pandan yakni sebagai berikut.

BACA JUGA:  Harga Burung Branjangan dan Perawatannya yang Benar

Baca Juga: Inilah Cara Memelihara Kucing Persia yang Benar

1. Menjaga Kebersihan Kandang

Menjaga Kebersihan Kandang Untuk Memelihara Musang Pandan
youtube.com

Kebersihan kandang merupakan poin utama yang hendaknya diperhatikan dalam memelihara Musang Pandan. Kandang yang sering dibersihkan akan mengurangi tingkat timbulnya penyakit pada Musang Pandan.

Selain itu, pastikan kandang yang dibuat benar-benar kokoh. Sifatnya yang agresif dikhawatirkan dapat merusak kandang. Oleh karena itu, gunakan bahan yang kuat seperti besi atau pun kawat.

Lingkungan kandang yang bersih dan kokoh akan meningkatkan rasa nyaman Musang Pandan tinggal di tempat tersebut. Lain halnya jika kandang mudah roboh dan kotor, tentu akan membuat Musang rentan terserang berbagai penyakit.

Kenyamanan menjadi hal utama yang harus diperhatikan hewan peliharaan seperti Musang Pandan, sehingga bisa lebih mudah beradaptasi dan dijinakkan dengan baik.

2. Memberikan Pakan dan Minum Secara Teratur

Memberikan Pakan dan Minum Secara Teratur Untuk Memelihara Musang Pandan
youtube.com

Cara memelihara Musang Pandan lainnya yakni dengan memberikan pakan dan minum secara teratur. Pemilik hendaknya memperhatikan makanan yang akan diberikan dengan tepat. Pemberian makan dengan jenis yang sama hendaknya dihindari. Hal ini dapat menimbulkan rasa bosan pada Musang Pandan.

Langkah selanjutnya hewan tersebut akan mogok makan. Untuk mengatasinya, bisa dengan memberikan buah-buahan segar secara bertahap. Buah yang bisa diberikan pada Musang Pandan beragam, mulai dari pepaya hingga pisang pun dapat dikonsumsi.

Selain itu, makanan lainnya yang bisa diberikan yakni daging ayam matang dan bekicot. Setelah pemberian makan, jangan lupa berikan minuman berupa air bersih untuk mencegah Musang Pandan kehausan. Pemberian makanan dan minum ini tentunya harus dilakukan secara teratur.

Pemberian makan yang tepat untuk Musang Pandan yakni dua hingga empat kali dalam sehari. Hal ini akan meningkatkan kualitas kesehatan Musang Pandan. Makanan yang diberikan biasanya disesuaikan dengan usia Musang Pandan, tepatnya sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan.

3. Senantiasa Memperhatikan Kesehatan Musang Pandan

Senantiasa Memperhatikan Kesehatan Musang Pandan Untuk Memeliharanya
pinterest.com

Menjaga kesehatan Musang Pandan agar tetap maksimal adalah salah satu cara memelihara Musang Pandan yang sangat penting.

Kesehatan Musang Pandan dapat terlihat dengan cara sering diperhatikan dan diawasi secara intensif. Ketika ditemukan bobotnya meningkat, atau Musang Pandan mengalami kegemukan, maka bisa diatasi dengan sering mengajaknya jalan-jalan. Berat badan Musang Pandan harus terkontrol dengan baik.

Ketika ditemukan penyakit menyerang Musang Pandan yang dipelihara, maka bergegaslah untuk membawanya ke dokter hewan. Hal ini adalah langkah bijak sebelum kondisi hewan peliharaan menjadi lebih parah.

Selain itu, pastikan untuk memberikan nutrisi yang seimbang. Ketika Musang Pandan sakit, bisa juga dengan memberikan madu yang dapat mengurangi gejala yang dirasakan Musang.

4. Memandikan Musang Pandan

Memandikan Musang Pandan Untuk Memeliharanya
tanipedia.co.id

Selain kondisi kandang, kebersihan tubuh Musang Pandan pun hendaknya diperhatikan dengan baik. Cara memelihara Musang Pandan lainnya yakni dengan memandikan Musang secara teratur. Kondisi tubuhnya yang kotor akan membuat tubuhnya rentan terserang penyakit dan mendatangkan kutu.

BACA JUGA:  Trik Ampuh! Cara Agar Jangkrik Kuat Bertarung

Memandikan musang biasanya dilakukan satu hingga dua kali dalam seminggu. Hal ini akan membuat kesehatan tubuhnya terawat dengan baik.

Setelah memandikan tubuhnya, perhatikan pula kebersihan rambut Musang Pandan. Rambut yang kotor dan rontok dapat memicu timbulnya berbagai penyakit yang membahayakan tubuh Musang Pandan.

Bagian kuku Musang Pandan pun harus dijaga dengan baik. Pastikan untuk memotong ujung kukunya yang sudah panjang. Kukunya yang tajam dan dibiarkan panjang dapat membuat Musang terluka.

5. Meluangkan Waktu Santai Bersama Musang Pandan

Meluangkan Waktu Santai Bersama Musang Pandan Untuk Memeliharanya
brilio.net

Luangkan waktu untuk bersantai ria bersama Musang Pandan tercinta. Hal ini dilakukan sebagai salah satu pemeliharaan yang tepat agar Musang bisa lebih jinak. Mulailah dengan berkomunikasi untuk mengenalkan suara sang pemilik.

Selain itu bisa juga dengan memberikan sentuhan lembut yang akan menenangkan Musang Pandan. Meskipun proses penjinakan sudah dilakukan, hal ini tentunya harus dilakukan secara rutin, sehingga Musang Pandan lebih terbiasa dan semakin jinak.

Proses bermain dan berjalan-jalan hendaknya tidak dilakukan pada proses penjinakan saja. Setelah jinak pun, Musang Pandan harus dibiasakan dengan berjalan-jalan dan bermain.

Pengenalan lingkungan yang baik akan membantu Musang terbiasa dan tidak mudah bosan. Ketika Musang Pandan merasa tidak diperhatikan dapat memicu timbulnya sikap awal Musang Pandan yakni agresif dan buas.

Dalam melakukan pemeliharaan Musang Pandan tentunya terdapat risiko yang bisa saja mengancam keselamatan sang pemelihara. Namun, hal ini tidak perlu dikhawatirkan. Selama pemeliharaan diberikan secara hati-hati dan penuh waspada, hal buruk pun dapat dicegah.

Makanan yang Tepat Untuk Musang Pandan

Makanan yang Tepat Untuk Musang Pandan
jual-beli-hewan-peliharaan.blogspot.com

Musang pandan termasuk hewan pemakan segala. Artinya, si pemilik bisa memberikan daging maupun buah. Namun bukan berarti asupannya tidak diperhatikan.

Kalau begini, nanti jadinya si musang bisa mengalami obesitas hingga akhirnya sudden death (mati mendadak). Cara memelihara musang pandan yang baik adalah salah satunya dengan memberikan makanan berikut:

Artikel Lain: Makanan Untuk Kucing Kampung

1. Daging Ayam

Musang yang menginjak usia 3 bulan sudah bisa diberi daging ayam. Makanan ini bagus untuk kesehatan mereka karena mengandung 18 g protein dan 15 g lemak. Selain itu, daging ayam dapat mengontrol kadar kolesterol dan tekanan darah. Ayam bisa direbus terlebih dahulu kemudian ditambah dengan suplemen yang didapat dari pet shop.

2. Pisang dan Pepaya

Dalam buah pisang mengandung protein sebesar 2%, lemak 0,2 %, serta vitamin A, B6,dan E. Seluruh nutrisi tersebut baik untuk menjaga metabolisme dan kesehatan bulu musang pandan.

Selain itu, zat besi dan kalsium pada pisang membantu dalam pertumbuhan tulang bagi musang pandan yang masih anakan. Sama halnya dengan pepaya, bahkan buah ini disarankan jika musang pandan mengalami obesitas.

3. Susu

Ternyata hewan ini pun seperti kucing, mereka menyukai susu dan membutuhkannya sebagai asupan nutrisi. Berikan susu dengan takaran yang pas dan hanya diperbolehkan 2 – 3 kali dalam seminggu. Susu membantu memberikan energi bagi musang agar tidak lesu dan bisa memperbaiki tulang apabila musang mengalami cedera.

Nah, itulah beberapa cara memelihara Musang Pandan yang hendaknya diperhatikan ketika memutuskan untuk memelihara hewan agresif ini. Ketelatenan dalam menjaganya akan meningkatkan kualitas kesehatan Musang Pandan. Selain itu, pemeliharaan yang baik dan tepat akan membuat Musang Pandan mudah dijinakkan.

CARA MEMELIHARA MUSANG PANDAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.