Cara Mengawinkan Kucing yang Baru Kenal Bisa Dilakukan dengan Langkah-Langkah Ini

Mengawinkan kucing memang susah-susah gampang khususnya pada ras-ras kucing tertentu. Apalagi kucing yang baru kenal, salah-salah bukannya kawin malah berantem. Karenanya dibutuhkan cara mengawinkan kucing yang baru kenal yang benar seperti langkah-langkah yang ada di bawah ini. Dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini dijamin proses pengawinan kucing akan berhasil, dan pastinya aman.

1. Memastikan Kesehatan Kucing

Hal pertama yang harus dilakukan adalah pemilik kucing harus memastikan kucing dalam kondisi sehat. Dalam hal ini hindari mengawinkan kucing saat sedang dalam kondisi stres, bosan, ataupun mogok makan. Karena percuma saja kucing pada saat seperti itu tidak akan tertarik melakukan kegiatan apapun. Kesehatan kucing satunya yang akan dijadikan pasangan juga harus dicek.

Dalam hal ini demi menjaga kesehatan si kucing ada baiknya untuk memberikan makanan yang bergizi kepada si kucing. Selain itu untuk menghindari stress dan berakhir mogok makan, sering-seringlah ajak kucing untuk bermain. Jaga selalu kondisi kesehatan dan moodnya. Karena kucing yang sehat siklus dalam tubuhnya akan normal, termasuk siklus pada sistem birahinya.

2. Memperhatikan Serta Memahami Ciri Birahi Pada Kucing

Dalam pembahasan sebelumnya sedikit disinggung perihal birahi kucing. Mengapa hal ini penting? Karena bila kucing sedang dalam kondisi birahinya akan lebih mudah melakukan proses kawin. Jadi pastikan untuk pemiliknya memahami bagaimana kondisi kucing saat sedang birahi. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara memperhatikan gerak-gerik si kucing.

Apabila kucing yang dipelihara adalah pejantan, maka tidak usah khawatir karena pejantan sangat mudah dipancing birahinya. Justru yang harus benar-benar diperhatikan adalah betinanya. Jika si betina sudah mencapai usia 2,5 tahun, maka usia tersebut sudah masuk usia kawin. Ciri-cirinya adalah kucing betina akan berguling-guling, serta tidak bisa diam bila ada pejantan.

3. Mengatur Jadwal Perkawinan

Setelah melihat dan memastikan kucing sedang dalam birahi, maka cara mengawinkan kucing yang baru kenal adalah mengatur jadwal pernikahan. Kenapa hal ini dilakukan terlebih dahulu sebelum pendekatan? Karena dengan begini bisa diatur kapan masa pendekatan bisa segera dilakukan. Sehingga tidak memakan waktu yang terlalu lama saat proses pendekatan dilakukan.

Dalam mengatur jadwal perkawinan kucing ini tentunya mengikuti siklus birahi si kucingnya. Apabila kucing sedang dalam masa birahi yang kuat, maka segera rencanakan jadwal perkawinan. Lalu dekatkan kedua kucing yang hendak didekatkan dengan melakukan langkah pendekatan yang tepat. Jika memang sedang dalam masanya, maka dijamin kucing tidak akan menolak.

4. Melakukan Pendekatan Terhadap Kucing

Karena sudah menetapkan jadwal perkawinan, kini saatnya melakukan proses pendekatan terhadap kucing. Meskipun hewan, tapi kucing juga tidak mau jika serta merta langsung dikawinkan begitu saja. Apabila kedua kucing tidak saling kenal langsung ditaruh begitu saja dalam satu tempat bisa dijamin bukannya saling menggoda, malah saling melukai satu dengan yang lainnya.

Jadi proses pendekatan itu perlu dilakukan, bahkan pada seekor hewan. Dalam melakukan proses ini, biarkan kucing yang mengambil inisiatif. Biarkan kucing saling mengenal terlebih dahulu, dengan memandang satu sama lain. Jangan pernah memaksa kucing apalagi sampai menggunakan cara ekstrem, hindari. Cukup biarkan keduanya saling mengetahui satu sama lain walaupun belum ingin berdekatan.

5. Meletakkan Kucing Di Area yang Sama

Ini merupakan cara lanjutan dari cara mengawinkan kucing yang baru kenal. Setelah dari tahap perkenalan, maka mulai letakkan keduanya pada area yang sama. Ingat, area yang sama bukan kandang yang sama. Sehingga tetap letakkan kucing di tempat yang berbeda, tapi kedua kucing tersebut masih bisa melihat satu sama lain. Jadi tetap disatu area.

Untuk melakukan tahap ini ada baiknya untuk dilakukan pada pagi hari, tepatnya jam 8 sampai 9 pagi. Karena di jam segitu, mood kucing masih bagus dan belum terkontaminasi dengan hal lain. Lakukan pendekatan ini sekitar 3 sampai 4 jam. Hal ini dilakukan agar bisa membuat kucing menjadi penasaran.

6. Membiarkan Kucing Berinteraksi dengan Caranya

Karena sudah terbiasa diletakkan dalam satu ruangan, jadi pasti kucing akan mulai melakukan interaksi dengan calonnya. Dalam tahap ini, kucing betina akan bertindak sedikit jual mahal saat didekati si pejantan. Kucing betina akan lebih banyak mengeong, dan menggeram serta berjalan pergi. Jangan khawatir, biarkan dulu kucing betinanya tenang lalu mulai dekatkan lagi untuk berkenalan langsung.

Lagi-lagi pada proses selanjutnya kucing betina akan kembali jual mahal. Hal ini terlihat biasanya saat kucing jantan sudah mulai tertarik yang ditandai dengan mengejar kucing betina. Bukannya mengejar balik, kucing betina justru hanya akan diam saja bahkan terkadang lebih memilih tidur. Hal ini maklum karena memang menumbuhkan mood kawin kucing betina agak sulit.

7. Memisahkan Kucing untuk Sementara

Ini masih dalam tahapan pedekate, jika istilah manusianya. Dalam tahapan cara mengawinkan kucing yang baru kenal kali ini adalah dengan memisahkan kucing untuk sementara. Biasanya proses pemisahan ini dilakukan setelah pagi hari, selesai proses pengenalan keduanya. Tempatkan kandang keduanya dalam jarak yang lumayan jauh, serta pastikan untuk tidak bisa bertemu.

Disini pemilik bisa melihat ciri-ciri keduanya saling tertarik dengan memperhatikan gerak-geriknya. Ketika kucing rewel saat hendak dipisahkan dan berusaha untuk tetap dekat, maka bisa dipastikan kucing itu tertarik satu sama lain. Lihat juga ciri lainnya, yakni apabila kucing saling mengeong demi menarik perhatian, bisa dipastikan langkah pendekatan berhasil.

8. Mempertemukan Kucing Kembali

Selepas keduanya dikurung pada sore hingga malam harinya, maka besok pagi keduanya bisa dipertemukan kembali. Pada saat dipertemukan inilah proses penting akan terjadi. Biasanya cirinya akan ditunjukan dari pejantan yang mulai mendesah dan mengendusi bokong si kucing betina nya. Kucing betina pun sudah tidak lagi malu, dan ikut mendesah seperti kucing jantan.

Apabila sudah seperti itu, maka letakkan keduanya pada satu ruangan yang memang sebelumnya sudah dipersiapkan untuk proses kawin. Biarkan keduanya mengikuti insting masing-masing dan jangan ganggu. Perhatikan jika sudah selesai, maka pisahkan keduanya hanya untuk memancing saja, hanya 2 sampai 4 jam. Lalu pertemukan kembali.

9. Melakukannya Terus Berulang Agar Hasil Optimal

Langkah terakhir dalam cara mengawinkan kucing yang baru kenal ini adalah melakukan proses kawin secara rutin. Hal ini dilakukan apabila pemilik kucing ingin cepat-cepat memiliki anak kucing. Karena biasanya kucing bisa kawin 3 sampai dengan 5 hari dalam satu harinya. Jadi agar betina cepat hamil, proses perkawinan bisa dilakukan terus sampai 3 hari paling minimal.

Tapi dalam siklus perkawinan kucing ini, perlu juga dipahami bahwa birahi kucing betina mudah menurun. Apalagi jika sudah terlalu sering, dan sedang dalam kondisi hamil. Jadi jangan kaget jika kucing tiba-tiba diam seperti sebelumnya. Karena memang itu merupakan hal yang wajar pada kucing.

Bagaimana mudah bukan cara mengawinkan kucing yang baru kenal? Sebenarnya kucing akan tetap kawin karena sesuai dengan insting alaminya. Biasanya cara-cara di atas ini dilakukan pemilik kucing untuk mengawinkan kucingnya dengan ras yang diinginkan. Hal tersebut agar kecantikan kucingnya tetap terjaga dan menurun ke anaknya nanti.

Categories Kucing

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.