Cara Mengobati Luka Pada Kucing

Cara Mengobati Luka Pada Kucing – Memelihara seekor kucing merupakan hobby dan hiburan untuk sebagian besar orang. Karena kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang bisa diajak bermain dan berjalan-jalan layaknya teman.

Namun, perlu diketahui juga bahwa kucing mudah melukai dirinya sendiri sehingga para pemilik harus tau cara mengobati luka pada kucing.

Salah satu alasan mengapa para pemilik harus bisa mengobati luka pada kucing adalah karena terbatasnya dokter hewan di Indonesia.

Pada tahun 2019, jumlah dokter hewan di Indonesia hanya ada sekitar 20 ribu hewan, dimana masih jauh dari kata ideal. Jadi, jangan heran jika harus mengantre cukup panjang ketika berkunjung ke dokter hewan.

Oleh karena itu, penting agar pemilik kucing juga mengetahui cara mengobati luka pada kucing, baik luka ringan hingga luka bakar.

Dengan begitu, luka pada kucing dapat berkurang dan mengurangi potensi agar tidak semakin parah. Karena ada beberapa luka pada kucing yang bisa berakibat fatal hingga kematian pada kucing.

Pertolongan Pertama untuk Kucing yang Terluka

Pertolongan Pertama untuk Kucing yang Terluka
thehappycatsite.com

Sebagai hewan yang aktif, maka kucing akan sering mengalami luka pada beberapa bagian tubuhnya. Hal ini wajar sehingga sang pemilik tidak perlu khawatir ataupun panik. Oleh karena itu, ada baiknya jika para pemilik kucing memiliki barang dan obat yang dibutuhkan untuk menyembuhkan luka ringan pada kucing.

Dengan memiliki peralatan tersebut, kucing bisa segera diobati di rumah dan mencegah lukanya untuk menjadi semakin parah. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah cara mengobati luka pada kucing:

1. Bersihkan Area Luka pada Kucing

Hal pertama yang harus dilakukan ketika kucing terluka adalah membersihkan area yang terluka. Luka bisa dibersihkan dengan menggunakan air yang mengalir terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari luka tertekan dan menyebabkan rasa sakit pada kucing.

2. Potong Bulu yang Terluka

Jangan lupa untuk memotong bulu kucing pada area yang terluka. Hal ini untuk mempermudah proses pengobatan pada kucing. Jangan khawatir mengenai bulunya, karena bulunya bisa tumbuh ke bulu semula seiring dengan berjalannya waktu.

3. Membersihkan dengan Larutan Pembersih

Jika luka telah bersih dari kotoran, maka langkah selanjutnya adalah membersihkan kembali dengan menggunakan larutan pembersih.

Tujuannya adalah agar bakteri maupun virus yang ada pada luka dapat segera terangkat dan menghindari penyebarannya pada bagian lagian. Langkah ini akan terasa sedikit sakit untuk kucing, sehingga pastikan ada teman untuk memegang kucing.

Baca Juga: Cara Mengobati Kucing Demam

Larutan pembersih bisa dibuat sendiri dengan cara merebus air sekitar satu gelas dengan tambahan satu sendok garam ke dalamnya.

Selanjutnya biarkan garam larut ke dalam air dan tunggu hingga dingin untuk disiramkan pada luka kucing. Cara ini akan menghilangkan kotoran yang menempel pada luka sehingga tidak menyebar ke bagian lain.

4. Tutup / Balut Luka

Selanjutnya agar luka tidak terkontaminasi dengan bakteri dari luar, maka ada baiknya untuk menutup luka tersebut. Namun, cek terlebih dahulu kondisi dari luka yang ada dan apakah memang perlu ditutup atau tidak. Biasanya luka yang masih basah membutuhkan balutan untuk terhindar dari kotoran yang bisa menyebabkan infeksi.

Namun pastikan memilih perban atau kain yang bersih dan elastis. Mengingat bahwa kucing adalah hewan yang aktif meskipun terluka, maka pilihlah kain yang lentur dan tidak terlalu kaku. Dengan begitu, kucing dapat tetap bergerak dengan bebas dan lukanya terjaga.

5. Awasi & Cek Luka Kucing

Jika cara mengobati luka pada kucing telah dilakukan dengan benar, maka seharusnya luka pada kucing akan sembuh secara perlahan.

Periksalah luka tersebut setiap 2-3 hari untuk memastikan luka tersebut kering dan berkurang. Namun, jika hasilnya sebaliknya, maka ada baiknya kucing segera dibawa ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan insentif.

Cara Mengobati Luka Bakar Pada Kucing

Cara Mengobati Luka Bakar Pada Kucing
cats.lovetoknow.com

Selain luka yang ringan, kucing juga bisa mengalami luka bakar yang bisa disebabkan oleh benda panas maupun api. Luka yang disebabkan oleh api atau benda panas ini bisa jadi lebih parah dibandingkan dengan luka biasanya.

Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan yang cepat dan tepat untuk menghindari lukanya semakin parah. Berikut adalah beberapa cara mengobati luka pada kucing yang perlu diketahui:

1. Oleskan Air Dingin & Kompres Es

Jika kucing mengalami luka bakar tahap 1 dan 2, maka oleskan air dingin pada area yang terluka. Proses ini akan mengejutkan dan menyakitkan untuk kucing, jadi mintalah pertolongan orang lain untuk memegang kucing. Diamkan es atau air dingin tersebut selama 15 menit hingga area yang luka tersebut tidak terlalu merah.

2. Tutup Area Luka

Jika luka sudah tidak terlalu merah dan sakit, maka tutuplah area luka tersebut dengan kain atau perban yang tidak lengket. Hal ini untuk mencegah luka semakin parah karena terkena kotoran dari luar maupun dari jilatan kucing itu sendiri.

Pastikan untuk tidak menggunakan kapas ketika mengobati maupun menutupnya. Karena kapas dapat melekat pada luka dan menyebabkan rasa sakit ketika melepasnya.

3. Oleskan Lidah Buaya

Jika luka bakarnya cukup ringan, maka salah satu cara mengobatinya adalah dengan mengoleskan lidah buaya pada lukanya. Lidah buaya dapat mengurangi rasa tidak nyaman pada area luka bakar dan membantunya lebih cepat kering.

Namun, pastikan agar lidah buaya yang telah dioleskan sampai terjilat oleh kucing. Karena ini akan menyebabkan masalah lainnya, yaitu masalah pencernaan.

Artikel Terkait: Cara Mengobati Kucing Mencret dan Penyebabnya

Cara mengobati luka pada kucing adalah dengan mengoleskan gel dari tanaman lidah buaya pada bagian lukanya. Pastikan untuk tidak mengoles terlalu banyak dan pastikan terkena pada area luka saja. Selanjutnya tunggu hingga kering jika ingin menutup luka kembali.

4. Beri Salep Antibiotik

Setelah luka telah bersih dan sedikit mengering, maka oleskan salep yang mengandung antibiotik khusus untuk kucing.

Tujuannya adalah untuk mencegah infeksi pada luka tersebut yang bisa menyebabkan luka semakin parah. Namun, pastikan untuk membaca aturan dan tata cara pakai dari salep tersebut. Dan jangan sampai salep tersebut juga terjilat oleh kucing.

5. Oleskan Madu

Bahan lain yang bisa digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka pada kucing adalah madu. Madu mengandung agen antibakteri yang mampu mempercepat luka basah maupun kering pada kucing. Namun, sebelum mengoleskan madu, pastikan madu yang digunakan adalah madu asli tanpa campuran bahan kimia.

6. Bersihkan Luka & Ganti Perban

Jangan lupa untuk rajin membersihkan serta mengganti perban yang digunakan untuk menutup luka bakar kucing. Jika dibiarkan terlalu lama, maka bisa menyebabkan infeksi dan memperlambat proses penyembuhan. Oleh karena itu, lakukan langkah ini secara tepat waktu selama dua minggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Setelah melakukan langkah-langkah diatas, pantau terus luka yang ada pada kucing. Ingat, bahwa cara mengobati luka pada kucing diatas hanyalah pertolongan pertama saja. Jadi, jika luka pada kucing tidak segera sembuh atau semakin parah, maka segeralah dibawa ke dokter. Hindari penggunaan obat dan gunakan cara alami terlebih dahulu untuk menyembuhkan luka pada kucing.

Cara Mengobati Luka Pada Kucing

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.