Panduan Lengkap Cara Beternak Burung Perkutut Bangkok untuk Pemula

53 View

Panduan Lengkap Cara Beternak Burung Perkutut Bangkok untuk Pemula

Cara ternak burung perkutut bangkok adalah teknik memelihara dan membiakkan burung perkutut yang berasal dari daerah Bangkok, Thailand. Teknik ini meliputi pemilihan indukan, perawatan harian, hingga penanganan anakan burung.

Burung perkutut bangkok dikenal memiliki suara yang merdu dan khas, sehingga banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, burung ini juga dipercaya memiliki nilai mistis dan dapat membawa keberuntungan bagi pemiliknya.

Berikut ini adalah beberapa tahapan dalam cara ternak burung perkutut bangkok:

  1. Pemilihan indukan
  2. Perawatan harian
  3. Penjodohan
  4. Pengeraman telur
  5. Penetasan anakan
  6. Perawatan anakan

Cara Ternak Burung Perkutut Bangkok

Ternak burung perkutut bangkok memerlukan beberapa aspek penting, antara lain:

  • Pemilihan Indukan
  • Perawatan Harian
  • Penjodohan
  • Pengeraman Telur
  • Perawatan Anakan

Pemilihan indukan yang berkualitas sangat penting untuk menghasilkan anakan burung perkutut yang unggul. Indukan harus memiliki suara yang merdu, postur tubuh yang tegap, dan tidak memiliki cacat fisik. Perawatan harian meliputi pemberian pakan dan minuman yang cukup, menjaga kebersihan kandang, dan memandikan burung secara teratur. Penjodohan dilakukan dengan cara mempertemukan burung jantan dan betina yang sudah siap kawin. Setelah terjadi perkawinan, burung betina akan bertelur dan mengerami telurnya selama kurang lebih 14 hari. Setelah telur menetas, anakan burung harus dirawat dengan baik agar dapat tumbuh sehat dan kuat.

Pemilihan Indukan

Pemilihan indukan merupakan aspek penting dalam cara ternak burung perkutut bangkok. Indukan yang berkualitas akan menghasilkan anakan burung yang unggul, baik dari segi suara, postur tubuh, maupun kesehatan.

  • Suara
    Suara burung perkutut bangkok yang merdu dan khas menjadi daya tarik utama bagi para penggemarnya. Oleh karena itu, pemilihan indukan harus memperhatikan kualitas suaranya. Indukan yang memiliki suara yang baik akan menghasilkan anakan dengan suara yang merdu pula.
  • Postur tubuh
    Postur tubuh burung perkutut bangkok yang tegap dan proporsional juga menjadi salah satu kriteria dalam pemilihan indukan. Indukan yang memiliki postur tubuh yang baik akan menghasilkan anakan yang sehat dan kuat.
  • Kesehatan
    Kesehatan indukan juga sangat penting untuk diperhatikan. Indukan yang sehat akan menghasilkan anakan yang sehat pula. Indukan yang sakit atau memiliki cacat fisik sebaiknya tidak digunakan untuk diternak.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut dalam pemilihan indukan, peternak dapat meningkatkan peluang untuk menghasilkan anakan burung perkutut bangkok yang berkualitas.

Perawatan Harian

Perawatan harian merupakan salah satu aspek penting dalam cara ternak burung perkutut bangkok. Perawatan yang baik akan membuat burung perkutut bangkok tumbuh sehat, aktif, dan memiliki suara yang merdu. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan harian burung perkutut bangkok, antara lain:

  • Pemberian pakan
    Burung perkutut bangkok membutuhkan pakan yang cukup dan bergizi. Pakan yang diberikan dapat berupa biji-bijian, seperti jewawut, millet, dan biji sawi. Selain itu, burung perkutut bangkok juga membutuhkan pakan tambahan berupa serangga, seperti jangkrik dan ulat hongkong.
  • Pemberian minuman
    Burung perkutut bangkok membutuhkan air minum yang bersih dan segar. Air minum harus diganti setiap hari agar tidak terkontaminasi bakteri atau kotoran.
  • Kebersihan kandang
    Kandang burung perkutut bangkok harus selalu dijaga kebersihannya. Kandang harus dibersihkan setiap hari dari kotoran dan sisa pakan. Kandang yang bersih akan membuat burung perkutut bangkok merasa nyaman dan terhindar dari penyakit.
  • Mandi
    Burung perkutut bangkok perlu dimandikan secara teratur, yaitu seminggu sekali. Memandikan burung perkutut bangkok dapat dilakukan dengan cara disemprot menggunakan sprayer atau dengan cara memasukkan burung ke dalam bak mandi yang berisi air bersih.
BACA JUGA:  Panduan Memilih Burung Perkutut Ombyokan Berkualitas

Dengan melakukan perawatan harian dengan baik, peternak dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas burung perkutut bangkok yang diternaknya.

Penjodohan

Penjodohan merupakan salah satu aspek penting dalam cara ternak burung perkutut bangkok. Penjodohan yang tepat akan menghasilkan pasangan burung yang harmonis dan produktif, sehingga dapat menghasilkan anakan burung perkutut berkualitas.

Dalam menjodohkan burung perkutut bangkok, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Usia burung
    Burung perkutut bangkok yang akan dijodohkan harus sudah dewasa, yaitu berumur minimal 8 bulan.
  • Jenis kelamin burung
    Pastikan burung yang dijodohkan berjenis kelamin berbeda, yaitu jantan dan betina.
  • Kualitas burung
    Pilihlah burung yang memiliki kualitas yang baik, baik dari segi suara, postur tubuh, maupun kesehatan.

Setelah burung yang akan dijodohkan sudah dipilih, langkah selanjutnya adalah mempertemukan kedua burung tersebut dalam satu kandang. Biarkan kedua burung tersebut berinteraksi dan saling mengenal. Jika kedua burung cocok, mereka akan menunjukkan perilaku kawin, seperti saling berdekatan, saling menyuapi, dan saling bercumbu.

Penjodohan yang sukses akan membuat burung perkutut bangkok menjadi lebih produktif dan menghasilkan anakan burung yang berkualitas. Oleh karena itu, peternak harus memperhatikan aspek-aspek penting dalam penjodohan burung perkutut bangkok.

Pengeraman Telur

Pengeraman telur merupakan salah satu aspek penting dalam cara ternak burung perkutut bangkok. Pengeraman telur yang baik akan menghasilkan anakan burung yang sehat dan berkualitas.

  • Durasi Pengeraman
    Burung perkutut bangkok mengerami telurnya selama kurang lebih 14 hari. Selama masa pengeraman, burung betina akan duduk di atas telur dan menghangatkannya dengan suhu tubuhnya.
  • Posisi Telur
    Telur yang dierami harus diletakkan dalam posisi yang benar, yaitu dengan ujung yang runcing menghadap ke atas. Posisi ini akan memudahkan anakan burung untuk keluar dari telur saat menetas.
  • Suhu dan Kelembaban
    Suhu dan kelembaban kandang harus dijaga agar tetap stabil selama masa pengeraman. Suhu ideal untuk pengeraman telur burung perkutut bangkok adalah sekitar 28-30 derajat Celcius, sedangkan kelembabannya sekitar 60-70%.
  • Pemutaran Telur
    Telur yang dierami perlu diputar secara teratur agar embrio di dalamnya dapat berkembang dengan baik. Pemutaran telur dapat dilakukan sebanyak 2-3 kali sehari.

Dengan memperhatikan aspek-aspek penting dalam pengeraman telur, peternak dapat meningkatkan peluang keberhasilan penetasan telur dan menghasilkan anakan burung perkutut bangkok yang berkualitas.

Perawatan Anakan

Perawatan anakan merupakan salah satu aspek penting dalam cara ternak burung perkutut bangkok. Perawatan yang baik akan membuat anakan burung perkutut bangkok tumbuh sehat, aktif, dan memiliki suara yang merdu.

  • Pemberian Pakan
    Anakan burung perkutut bangkok membutuhkan pakan yang cukup dan bergizi. Pakan yang diberikan dapat berupa voer khusus anakan burung, jangkrik kecil, dan ulat hongkong.
  • Pemberian Minuman
    Anakan burung perkutut bangkok membutuhkan air minum yang bersih dan segar. Air minum harus diganti setiap hari agar tidak terkontaminasi bakteri atau kotoran.
  • Kebersihan Kandang
    Kandang anakan burung perkutut bangkok harus selalu dijaga kebersihannya. Kandang harus dibersihkan setiap hari dari kotoran dan sisa pakan. Kandang yang bersih akan membuat anakan burung perkutut bangkok merasa nyaman dan terhindar dari penyakit.
  • Penjemuran
    Anakan burung perkutut bangkok perlu dijemur secara teratur, yaitu sekitar 1-2 jam setiap pagi. Penjemuran bermanfaat untuk kesehatan tulang dan pertumbuhan anakan burung perkutut bangkok.
BACA JUGA:  Panduan Lengkap: Cara Menangkap Burung Perkutut Malam Hari

Dengan melakukan perawatan anakan dengan baik, peternak dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas burung perkutut bangkok yang diternaknya.

Tutorial Cara Ternak Burung Perkutut Bangkok

Ternak burung perkutut bangkok merupakan usaha yang menguntungkan sekaligus menantang. Untuk meraih keberhasilan, diperlukan teknik dan perawatan yang tepat. Tutorial ini akan memandu Anda langkah demi langkah dalam beternak burung perkutut bangkok.

  • Langkah 1: Persiapan Kandang

    Siapkan kandang berukuran minimal 1x1x1 meter dengan ventilasi yang baik. Kandang harus dilengkapi dengan tempat makan, minum, dan tangkringan. Bersihkan kandang secara teratur untuk menjaga kebersihan dan kesehatan burung.

  • Langkah 2: Pemilihan Indukan

    Pilih indukan burung perkutut bangkok yang berkualitas, memiliki suara merdu, postur tubuh tegap, dan tidak cacat fisik. Indukan jantan dan betina harus sudah berumur minimal 8 bulan dan siap kawin.

  • Langkah 3: Penjodohan

    Pertemukan burung jantan dan betina yang sudah dipilih dalam satu kandang. Biarkan mereka berinteraksi dan saling mengenal. Jika cocok, mereka akan menunjukkan perilaku kawin, seperti saling berdekatan, bercumbu, dan saling menyuapi.

  • Langkah 4: Pengeraman Telur

    Setelah terjadi perkawinan, burung betina akan bertelur dan mengerami telurnya selama 14 hari. Sediakan tempat bertelur yang bersih dan hangat. Jaga suhu dan kelembaban kandang agar stabil selama masa pengeraman.

  • Langkah 5: Perawatan Anakan

    Setelah telur menetas, rawat anakan burung dengan baik. Berikan pakan dan minuman yang cukup, jaga kebersihan kandang, dan jemur anakan secara teratur. Anakan burung perkutut bangkok akan belajar terbang dan makan sendiri pada usia sekitar 1 bulan.

Dengan mengikuti langkah-langkah dalam tutorial ini, Anda dapat memulai usaha ternak burung perkutut bangkok dengan baik dan benar. Perawatan yang tepat dan konsisten akan menghasilkan burung perkutut bangkok yang sehat, produktif, dan bernilai jual tinggi.

Pertanyaan Umum Seputar Cara Ternak Burung Perkutut Bangkok

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan mengenai cara ternak burung perkutut bangkok, beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Apa saja aspek penting dalam ternak burung perkutut bangkok?

Jawaban: Aspek penting dalam ternak burung perkutut bangkok meliputi pemilihan indukan, perawatan harian, penjodohan, pengeraman telur, dan perawatan anakan.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara memilih indukan yang berkualitas?

Jawaban: Indukan yang berkualitas memiliki suara yang merdu, postur tubuh yang tegap, dan tidak memiliki cacat fisik.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara melakukan penjodohan burung perkutut bangkok?

Jawaban: Penjodohan dilakukan dengan mempertemukan burung jantan dan betina yang sudah siap kawin dalam satu kandang, dan membiarkan mereka berinteraksi dan saling mengenal.

Pertanyaan 4: Berapa lama waktu pengeraman telur burung perkutut bangkok?

Jawaban: Burung perkutut bangkok mengerami telur selama kurang lebih 14 hari.

BACA JUGA:  Makanan Burung Perkutut

Pertanyaan 5: Bagaimana cara merawat anakan burung perkutut bangkok?

Jawaban: Anakan burung perkutut bangkok membutuhkan pakan dan minuman yang cukup, kebersihan kandang, dan penjemuran secara teratur.

Pertanyaan 6: Apa saja manfaat ternak burung perkutut bangkok?

Jawaban: Ternak burung perkutut bangkok dapat memberikan manfaat ekonomi, karena burung perkutut bangkok memiliki nilai jual yang tinggi, serta manfaat non-ekonomi, seperti melestarikan budaya dan mempererat hubungan sosial.

Dengan memahami aspek-aspek penting dalam ternak burung perkutut bangkok dan menjawab pertanyaan umum yang sering diajukan, diharapkan dapat membantu peternak dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas burung perkutut bangkok yang diternaknya.

Lanjut membaca: Tips dan Trik Sukses Ternak Burung Perkutut Bangkok

Tips Sukses Ternak Burung Perkutut Bangkok

Menjadi peternak burung perkutut bangkok yang sukses memerlukan ketekunan dan teknik perawatan yang tepat. Berikut adalah beberapa tips bermanfaat untuk membantu Anda memaksimalkan keberhasilan dalam beternak burung perkutut bangkok:

Tip 1: Pemilihan Indukan Berkualitas

Indukan yang baik merupakan kunci keberhasilan dalam beternak burung perkutut bangkok. Pilihlah indukan yang memiliki suara merdu, postur tubuh tegap, tidak cacat fisik, dan memiliki riwayat keturunan yang baik.

Tip 2: Perawatan Harian yang Optimal

Berikan pakan dan minuman berkualitas secara teratur, serta jaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar. Perawatan harian yang optimal akan menjaga kesehatan dan produktivitas burung perkutut bangkok.

Tip 3: Penjodohan yang Tepat

Pastikan burung jantan dan betina yang dijodohkan memiliki kualitas yang baik dan cocok satu sama lain. Penjodohan yang tepat akan meningkatkan peluang keberhasilan perkawinan dan produksi telur.

Tip 4: Pengeraman Telur yang Benar

Telur burung perkutut bangkok perlu dierami dengan suhu dan kelembaban yang tepat. Sediakan tempat bertelur yang bersih dan hangat, serta pantau perkembangan telur secara teratur.

Tip 5: Perawatan Anakan yang Intensif

Anakan burung perkutut bangkok membutuhkan perawatan intensif, seperti pemberian pakan yang cukup, menjaga kebersihan kandang, dan melatih anakan untuk terbang dan makan sendiri.

Tip 6: Pencegahan dan Pengobatan Penyakit

Lakukan vaksinasi dan perawatan kesehatan secara berkala untuk mencegah penyakit. Jika burung sakit, segera konsultasikan dengan dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Tip 7: Pemberian Pakan Tambahan

Selain pakan utama, berikan pakan tambahan seperti jangkrik, ulat hongkong, atau voer khusus untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas suara burung perkutut bangkok.

Tip 8: Penjemuran dan Pelatihan

Jemur burung perkutut bangkok secara teratur untuk menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan nafsu makan. Latih burung untuk berkicau dan terbang dengan baik agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam beternak burung perkutut bangkok. Ingatlah bahwa kesabaran, ketekunan, dan perawatan yang tepat sangat penting untuk menghasilkan burung perkutut bangkok yang sehat, produktif, dan bernilai jual tinggi.

Lanjut membaca: Panduan Lengkap Ternak Burung Perkutut Bangkok

Kesimpulan

Ternak burung perkutut bangkok merupakan usaha yang menguntungkan dan menantang. Dengan memahami teknik perawatan yang tepat, pemilihan indukan yang berkualitas, dan penanganan anakan yang intensif, peternak dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas burung perkutut bangkok yang diternaknya.

Selain nilai ekonominya, ternak burung perkutut bangkok juga memberikan manfaat non-ekonomi, seperti melestarikan budaya dan mempererat hubungan sosial. Dengan semakin banyaknya peminat burung perkutut bangkok, usaha ternak burung ini diprediksi akan terus berkembang di masa mendatang.

Youtube Video:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.