Cara Ternak Lovebird Mudah di Rumah

CARA TERNAK LOVEBIRD MUDAH DI RUMAH – Lovebird merupakan satu jenis burung yang banyak digandrungi oleh para pecinta burung. Namun siapa sangka, selain dijadikan hobi, memelihara Lovebird dapat  menghasilkan pundi-pundi uang. Apalagi jika telah mengetahui cara ternak lovebird mudah di rumah.

Mudahnya pemeliharaan serta tingginya harga jual adalah alasan utama usaha ternak lovebird bisa diperhitungkan. Selain itu, pasarnya pun sudah jelas, yaitu para pecinta burung. Bahkan, lovebird menjadi burung kicau yang paling banyak dipelihara di Indonesia pada 2012. Angkanya mencapai lebih dari 20%.

Karena hal ini, banyak orang melakukan ternak Lovebird. Cara ternak Lovebird pun bisa dibilang simple, tidak ribet, dan bisa dilakukan di rumah. Dengan ternak di rumah, pemeliharaan dan pemantauan bisa dilakukan dengan lebih intensif. Yuk, simak ulasan berikut ini untuk info lebih lanjut mengenai ternak Lovebird!

Asal-usul Lovebird

Asal-Usul Lovebird
jenis lovebird – nesabamedia.com

Jenis burung satu ini dikenal dengan nama Lovebird dikarenakan mereka selalu berdua dengan pasangannya. Selain itu, burung ini dikenal setia karena hanya memiliki satu pasangan atau monogami. Burung yang berasal dari Afrika ini memiliki sifat yang aktif. Tidak hanya itu, mereka biasanya suka bersosialisasi dengan burung lain.

Berasal dari genus Agapornis, Lovebird memiliki ciri tubuh mungil dan memiliki warna bulu yang cerah. Panjang tubuh burung jenis ini berkisar antara 13 hingga 17 centimeter. Jika dirawat dengan benar, maka burung satu ini dapat hidup panjang umur, yaitu hingga 15 tahun.

Burung lovebird memiliki warna yang cantik dan bermacam-macam. Hal ini juga menjadi nilai tambah bagi lovebird di samping adanya cara ternak lovebird mudah di rumah. Berbeda warna, berbeda pula namanya.

Ada lovebird parblue yang disebut juga yellow face yang bagian kepalanya berwarna kuning. Sementara bagian tubuhnya agak kebiruan. Ada juga lovebird biola yang bagian atasnya jingga dan bagian bawahnya hijau. Selain itu, ada lovebird batman yang berwarna hitam dan lovebird  albino yang berwarna putih.

Karakter Lovebird

Karakter Lovebird
animals.howstuffworks.com

Secara umum, lovebird memiliki karakter yang terbuka, mudah bersosialisasi, namun juga merupakan petarung. Inilah sebabnya lovebird banyak disukai para pecinta burung. Lebih rincinya, berikut beberapa karakter lovebird yang biasa muncul:

Baca Juga: Makanan Burung Lovebird

1. Mudah Beradaptasi

Salah satu alasan banyak yang suka memelihara burung ini adalah karakternya yang mudah beradaptasi. Lovebird cukup mudah dijinakkan dan tidak mudah stres. Oleh karena itu, cara ternak lovebird mudah di rumah bukanlah hal yang mustahil dilakukan.

Meskipun begitu, pada awal-awal pemeliharaan tetap perhatikan apakah lovebird yang dipelihara perlu dijinakkan lagi. Satu hal yang harus diingat adalah bahwa lovebird menyukai udara yang sejuk. Dengan menciptakan suasana yang sesuai dengan kesukaannya, proses adaptasi tentu menjadi lebih mudah.

2. Merupakan Burung Koloni

Burung lovebird senang bersosialisasi dan hidup berkelompok. Agar burung ini  bisa lebih menikmati hidupnya di dalam kandang, ada baiknya memelihara beberapa ekor sekaligus. Ini juga akan membuatnya lebih sehat dan bersemangat.

Memelihara lovebird dengan sistem koloni juga merupakan salah satu cara ternak lovebird mudah di rumah. Jika dilakukan dengan benar, cara ini bisa menghemat biaya sekaligus menghasilkan telur yang banyak.

3. Petarung

Tidak salah jika banyak pecinta burung menyukai lovebird. Pasalnya, burung ini memiliki sifat petarung dalam artian mudah dipancing untuk berkicau. Sifat seperti ini tentunya menguntungkan ketika diikutkan dalam lomba.

Namun, untuk mendapatkan lovebird yang benar-benar bermental petarung, perlu juga diketahui ciri-ciri khususnya. Ciri-ciri ini bisa tampak secara fisik jika dilihat secara seksama. Misalnya lehernya yang lebih panjang saat sedang terkejut. Bisa juga dilihat dari kepalanya yang mendongak ke atas.

4. Birahi Mudah Naik

Lovebird yang birahi bisa disebabkan beberapa hal. Misalnya terlalu lama dijemur, terlalu banyak diberi extra food, atau hanya karena terlalu sering mendengar suara lovebird betina. Dalam keadaan tertentu, lovebird bahkan bisa mengalami over birahi yang membuatnya sulit dikendalikan.

Ciri-cirinya adalah matanya yang sipit serta bulu yang mengembang ketika didekati. Lovebird juga akan lebih agresif.  Menggigit jeruji sangkar, gelisah ketika ada suara lovebird lain, serta bulu halus yang berjatuhan merupakan tanda-tanda yang perlu diwaspadai.

Bagi pecinta burung yang bermaksud untuk mengikutkan lovebird pada suatu lomba, mengatur tingkat birahinya sangat penting. Tingkat yang pas bisa ditandai dengan kondisi tubuh yang tampak sehat. Selain itu, bulunya juga tampak mengkilap, matanya pun terlihat cerah. Kicauan lovebird lain pun ditanggapi dengan cepat.

Kelebihan Ternak Lovebird

Kelebihan Ternak Lovebird
usaha ternak lovebird untuk pemula – kakatua.ru

Ternak Lovebird merupakan peluang usaha yang menjanjikan. Populer di kalangan pecinta burung, harga Lovebird masih bisa dibilang cukup tinggi. Apalagi jika burung tersebut menang di berbagai kontes, maka harganya akan semakin melambung tinggi. Hal ini menjadikan ternak Lovebird menggiurkan untuk para pebisnis.

Kelebihan lain yang dapat didapatkan dari ternak Lovebird adalah pasar Lovebird sudah jelas, yaitu para pecinta burung. Jenis burung satu ini kerap dijadikan peliharaan, penghias rumah, maupun untuk diikutkan dalam kontes. Maka dari itu burung ini sudah jelas peminatnya.

Jangan khawatir, ternak Lovebird dapat di lakukan di rumah. Sebab, burung satu ini memiliki tubuh yang mungil, sehingga tidak memerlukan tempat yang luas. Banyak kelebihannya bukan?

Cara Ternak Lovebird

cara beternak lovebird
analisa ternak lovebird – abahtani.com

Cara ternak Lovebird bisa dibilang cukup mudah dan juga praktis. Selain tidak memerlukan lahan yang luas, ternak Lovebird juga tidak memerlukan modal yang besar namun dapat menghasilkan untung besar. Berikut langkah-langkah cara ternak Lovebird mudah yang dapat dilakukan di rumah.

Artikel Lain: Cara Ternak Lovebird Untuk Pemula

1. Siapkan Kandang

Sebelum memulai ternak, hal pertama yang wajib dilakukan adalah menyiapkan kandang untuk Lovebird. Jika ingin memulai dengan sepasang Lovebird, maka yang harus disiapkan adalah kandang dan juga tempat bertelur, yang sering disebut glodok.

Glodok biasanya terbuat dari kayu dengan ukuran 20 x 20 x 25 centimeter. Sediakan ranting-ranting kecil, serut kayu, serta daun-daun kering di dalam glodok. Benda-benda ini nantinya akan digunakan oleh Lovebird untuk menghias sarang mereka.

Jika ingin memulai dengan dua pasang atau lebih, maka yang harus disiapkan adalah kandang dengan ukuran lebih besar. Kandang ini nantinya akan bersekat-sekat, untuk memisahkan pasangan satu dengan yang pasangan lain.

2. Pilih Sepasang Lovebird yang Berkualitas

Tahap kedua dari cara ternak Lovebird adalah membeli sepasang Lovebird yang sehat dan juga berkualitas. Lovebird inilah yang nantinya akan dijadikan indukan, maka pilihlah yang terbaik. Indukan yang berkualitas akan menghasilkan anakan yang juga berkualitas. Itu sebabnya, memilih indukan Lovebird tidak boleh asal-asalan.

Pilihlah Lovebird betina yang memiliki usia lebih muda daripada usia jantan. Hal ini supaya ketika proses kawin, Lovebird jantan dapat mendominasi Lovebird betina, sehingga proses perkawinannya lancar.

3. Tunggu Sampai Lovebird Siap Kawin

Hal utama yang harus diingat dalam ternak Lovebird adalah jangan langsung mengawinkan Lovebird. Usia minimal Lovebird untuk kawin adalah satu tahun. Maka dari itu, jangan terburu-terburu dan tunggu sampai usia burung tersebut mencapai satu tahun.

Ketika sudah siap kawin, Lovebird akan menampilkan beberapa ciri. Untuk Lovebird jantan, ciri bahwa mereka telah siap kawin biasanya ditandai dengan menggosok-gosokan pantatnya pada sangkar atau kandang.

Sedangkan untuk betina, mereka biasanya akan sering mengangkat ekornya ke atas, serta merentangkan sayapnya lebar-lebar. Apabila mereka sudah menampakan ciri-ciri tersebut, barulah pertemukan mereka di dalam satu kandang.

4. Jangan Langsung Mempertemukan Lovebird

Satu hal lagi yang wajib diingat dalam ternak Lovebird adalah jangan langsung memasukan mereka dalam satu kandang. Hal ini untuk menghindari ketidakcocokan di antara mereka dan dapat menimbulkan pertikaian.

Jodohkan Lovebird saat mereka sudah siap kawin. Cara menjodohkannya yaitu dengan mempertemukan mereka di dalam satu kandang.

5. Bedakan Kandang Bagi Setiap Pasangan Lovebird

Pisahkan setiap pasangan Lovebird ke kandang yang berbeda apabila ternak lebih dari sepasang. Hal ini untuk menghindari adanya pertikaian di dalam kandang yang dapat membuat Lovebird tertekan.

Perhatikan setiap pasangan lovebird yang berada di kandang masing-masing. Terkadang ada saja lovebird yang tidak jodoh. Ciri-cirinya bisa dilihat dari tidak adanya reaksi ketertarikan antar keduanya. Salah satu lovebird akan terlihat takut bahkan keduanya saling berkejaran.

Jika hal ini terjadi, maka perlu diatasi dengan meningkatkan birahi keduanya. Caranya adalah berikan kangkung selama beberapa hari hingga keduanya tampak birahi. Kemudian tinggal dekatkan, atau bahkan masukkan dalam satu kandang.

6. Beri Makan Secara Teratur

Agar cepat bertelur, maka cara ternak Lovebird yang selanjutnya adalah dengan rutin memberinya makan. Ketika pasangan Lovebird sudah berjodoh, maka berilah makanan yang cocok yaitu milet, jagung muda, dan kangkung.

Makanan lain yang cocok untuk Lovebird adalah biji sawi, biji bunga matahari, dan benih kenari. Rutin memberi mereka makanan akan membuat gizi Lovebird terpenuhi, sehingga mereka akan lebih cepat bertelur.

7. Proses Setelah Bertelur

Apabila betina baru saja bertelur, maka janganlah terlalu sering mengecek keadaan Lovebird. Hal ini dapat membuat Lovebird merasa terganggu dan malah menjadi tertekan.

Tidak semua induk Lovebird bersedia mengerami telurnya pasca bertelur pertama kali. Maka dari itu diperlukan antisipasi bila hal ini terjadi. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membuatnya mau mengerami telur mereka adalah dengan mendekat kandangnya ke kandang betina lain.

Betina lain ini haruslah yang mau mengerami telurnya, sehingga dapat memancing betina yang lainnya agar mau mengerami telurnya.

Kejadian ini merupakan hal yang wajar, apalagi bagi betina yang baru bertelur pertama kali. Hal ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu karena belum siapnya betina untuk bertelur. Tidak hanya itu, faktor eksternal pun dapat mempengaruhi betina hingga tidak mau mengerami telurnya sendiri.

8. Pisahkan Anak Lovebird

Langkah selanjutnya dari cara ternak Lovebird adalah memisahkan anak Lovebird dari induknya. Pisahkan mereka sekitar 14 hari sesudah telur menetas, atau bisa juga ketika anakan Lovebird sudah mulai beranjak keluar dari sarangnya.

Agar anakan Lovebird tetap merasa hangat ketika sudah dipisahkan dari induknya, pasang lampu 5 watt pada sarang. Lampu ini dapat membantu menghangatkan tubuh anakan Lovebird.

9. Memberi Makan Anak Lovebird

Setelah itu, cara ternak Lovebird yang selanjutnya adalah memberi makan anak Lovebird. Dikarenakan Lovebird baru saja menetas, tentunya hal ini membuat anakan Lovebird belum dapat makan makanannya sendiri. Anakan Lovebird juga butuh untuk disuapi. Suapi anak Lovebird dengan menggunakan suntikan khusus makanan burung.

Anakan Lovebird dapat diberikan makanan berupa makanan bayi atau bisa juga pelet burung yang sudah diseduh air hangat. Setiap 4 jam sekali, berikan makan pada anakan Lovebird. Hal ini untuk memastikan gizi yang mereka dapatkan cukup, dan mereka akan berkembang menjadi Lovebird yang sehat serta berkualitas.

Bukan hanya dapat dijadikan hobby, memelihara Lovebird juga dapat menghasilkan keuntungan. Keuntungan tersebut dapat diraih dengan cara ternak Lovebird. Mudah, Praktis, dan tidak bermodal besar, ditambah dengan keuntungan yang menggiurkan membuat banyak orang makin tertarik untuk ternak Lovebird. Dengan cara-cara di atas, sekarang ternak Lovebird dapat dilakukan dengan mudah di rumah. Jadi, tunggu apalagi?

CARA TERNAK LOVEBIRD MUDAH DI RUMAH

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.