Ciri-ciri Kucing Mau Melahirkan dan Cara Membantunya

CIRI-CIRI KUCING MAU MELAHIRKAN – Kucing adalah hewan yang lucu. Tentu indah, jika memiliki binatang ini dengan jumlah banyak. Maka dari itu, ketika ada kucing yang hamil, rawat dengan baik. Salah satunya dengan mempelajari ciri-ciri kucing mau melahirkan.

Ciri-Ciri Kucing Mau Melahirkan

Ciri-Ciri Kucing Mau Melahirkan
persiapan kucing melahirkan – cats.lovetoknow.com

Ciri-ciri kucing mau melahirkan harus diketahui sejak dini. Ini mencegah kematian bayi kucing serta mencegah lahiran di tempat tidak semestinya. Akan tetapi tidak semua orang mengetahui tanda tersebut. Sehingga, kucing lahir di sembarang tempat yang membuat penghuninya tidak nyaman. Oleh karena itu, berikut dijelaskan tanda kucing melahirkan:

1. Mencari Tempat yang Aman

Ciri-ciri kucing mau melahirkan yang pertama adalah mencari tempat yang aman.  Biasanya area yang disukai adalah lokasi yang sepi yang jauh dari tempat orang lalu lalang. Kalau di rumah, biasanya yang dipilih di belakang lemari atau di bawah kolong tempat tidur.

Tempat ini nyaman untuk lahiran dan aman untuk si kucing. Karena dia tidak perlu membatalkan prosesnya hanya karena ada gerakan orang yang menakutinya. Dahsyatnya kucing ini juga mengerti, kalau proses lahiran bayinya batal, si induk ini akan mati.

2. Hilang Selera Makan

Saat kucing menunggu kelahiran anaknya, selera makannya pasti menurun. Karena pada saat itu, hewan ini menjadi sangat malas. Termasuk untuk bergerak maupun bermain. Maka dari itu, sekalipun makanan dipersiapkan di dekatnya, si kucing tidak akan memakannya. Bergerak mendekat saja tidak akan dilakukannya.

3. Tidur Kucing Lebih Lama

Sejatinya, waktu tidur kucing lebih lama dibandingkan tidur manusia. Biasanya berkisar antara 17-18 jam setiap hari. Namun, jika kucing mau melahirkan, biasanya waktu tidurnya lebih panjang lagi.

Ini untuk mempersiapkan energi agar ketika lahiran, si kucing lebih siap. Ini juga efek dari kondisi perut yang sudah semakin membesar, sehingga tiduran yang lama lebih nyaman baginya.

4. Mengeong Terus dan Intens

Ciri-ciri kucing mau melahirkan yang ke empat adalah mengeong terus dan intensif. Belum diketahui secara pasti apa penyebabnya. Mungkin satu jenis komunikasi akibat rasa sakit yang dirasakan, bisa pula meminta kepada penghuni rumah untuk mempersiapkan tempat untuk melahirkan.

Apapun alasannya, ciri-ciri ini pasti terjadi ketika kucing mau melahirkan. Bahkan dengannya rumah sangat bising dengan suara meongan tersebut.

5. Mengeluarkan Cairan Bening

Kucing yang akan melahirkan, biasanya dari alat reproduksinya akan mengeluarkan cairan bening. Jika dilihat sekilas seperti urine tetapi tidak pesing. Baunya pun tidak terlalu menyengat.

Biasanya ciri-ciri ini muncul beberapa detik sebelum kucing melahirkan. Bisa dikatakan itu merupakan ketuban yang sudah pecah. Maka dari itu, jika sudah muncul tanda-tanda ini, segera persiapkan sarana kelahirannya.

6. Lebih Suka Menjilat Bulunya

Menjilat bulu adalah kebiasaan kucing. Namun, jika sedang hamil,  biasanya durasinya lebih lama dan dilakukan hampir setiap saat. Lumrahnya ini dilakukan saat rebahan.

Jadi jika kucing hamil melakukannya, berarti waktu kelahirannya sudah dekat. Bukan tidak mungkin, beberapa saat kemudian dia akan berpindah ke tempat yang lebih aman untuk melahirkan.

7. Kucing Susah Bergerak

Ketika mau melahirkan tentu kucing lebih susah bergerak. Karena postur perut sudah semakin besar, ditambah pergerakan anak kucing yang mulai aktif. Maka dari itu, yang dilakukan induk kucing saat itu hanya rebahan saja.

Atas dasar itu, jika dirasa kehilangan kucing hamil, segera cari. Biasanya dia berdiam diri di tempat dimana masa kehamilannya sudah dekat. Jika ketemu, langsung pindahkan ke tempat yang lebih nyaman. Karena tidak mungkin si induk pindah sendiri.

Cara Membantu Kucing Mau Melahirkan

Cara Membantu Kucing Mau Melahirkan
kucing setelah melahirkan – royalcanin.com

Terkadang kucing mau melahirkan meminta bantuan kepada penghuni rumah. Cuma bahasa yang diutarakan tidak dimengerti, sehingga membuat orang rumah tidak meresponnya. Maka dari itu, sebelum kucing melahirkan, lakukan cara memberikan bantuan berikut:

1. Persiapkan Tempat Lahiran yang Nyaman

Cara memberikan bantuan pada kucing yang mau melahirkan yang pertama adalah persiapkan tempat lahiran yang nyaman. Biasanya berupa kardus agak lebar, yang di bagian bawahnya dihamparkan kain yang bersih.

Pilih tempat lahiran yang jauh dari keramaian. Tetapi tetap di dalam rumah. Misalnya di bawah kolong tempat tidur atau di sudut dapur. Silakan pilih yang paling disukai kucing lalu letakkan kardus tersebut di sana.

2. Bawa ke Dokter Hewan

Jika kucing kesulitan untuk melahirkan, segera bawa ke dokter hewan. Agar bisa dilakukan penanganan yang lebih bagus. Karena bisa jadi, kesulitan ini diakibatkan oleh plasenta tidak mau keluar, bayi kucing salah posisi dan lain sebagainya.

Jika hal di atas menjadi penyebab kucing hamil sulit lahir, maka solusinya ada pada dokter hewan. Karena merekalah yang memiliki ilmunya dan ahli dalam soal organ hewan termasuk kucing.

3. Tetap Awasi Proses Kelahiran

Jika sudah mengetahui ciri-ciri kucing mau melahirkan, maka bantuan selanjutnya adalah awasi proses kelahiran. Karena biasanya, kucing memakan plasenta-nya. Dikhawatirkan si bayi kucing juga ikut dimakan.

Jika ada gejala tersebut, geser sedikit si anak kucing, sehingga yang tersisa plasenta di sekitar induk. Biarkan ia memakan plasenta tersebut, karena berfungsi untuk memulihkan tenaganya pasca melahirkan.

4. Bantu Membersihkan Plasenta Pada Bayi Kucing

Biasanya, pasca lahiran, induk akan membersihkan plasenta atau ari-ari yang masih tersisa pada bayinya. Namun, jika tidak dilakukannya, segera bantu membersihkan.

Jika tidak segera dibersihkan, bayi kucing akan mati. Karena dia kesulitan bernafas akibat terhalang membran dari ari-ari tersebut. Namun, pastikan setelah dibersihkan kembalikan si bayi pada induk agar segera disusui.

5. Jangan Menarik dan Memotong Plasenta

Jika ingin membantu kucing melahirkan, jangan menarik dan memotong plasenta. Karena si induk sendiri yang akan melakukannya dengan menggunakan giginya. Jika penghuni rumah yang menarik secara paksa, dikhawatirkan kulit jaringan anus kucing sobek. Ini bisa menyebabkan kematian karena lukanya mengalami infeksi.

6. Beri Makanan Bernutrisi Tinggi

Jika induk kucing baru melahirkan, maka makanan yang bisa meningkatkan energinya hanya plasenta. Maka dari itu, persiapkan makanan bernutrisi tinggi agar kekuatan induk kucing pulih.

Ini bisa didapatkan di toko-toko kucing terdekat. Pastikan juga diberikan berjarak dari masa kehamilan. Atau minimal ketika kucing sudah mulai mencari makan sendiri. Pada waktu itu silakan hidangkan makanan yang sudah dibeli tersebut.

7. Buat Tempat yang Nyaman Untuk Menyusui

Jika bayi kucing sudah lahir ke dunia, pastikan induk terus menyusuinya dengan baik. Karena nutrisi dari sana yang membuat anak kucing tetap hidup.

Si penghuni rumah cukup menyediakan tempat menyusui yang bagus. Minimal yang aman dan bebas dari gangguan lingkungan. Pilih saja tempat yang sepi tetapi tetap di dalam rumah.

8. Membersihkan Induk Kucing

Bantuan yang terakhir adalah membersihkan induk kucing. Biasanya ini juga dilakukan oleh si induk. Tetapi waktu yang dibutuhkan lebih lama. Sehingga kucing terlihat kumuh, kotor dan menjijikkan.

Maka dari itu, lebih baik bersihkan sendiri agar kucing kembali terlihat lucu dan cantik. Sehingga si pemilik bisa bermain dengannya kembali tanpa perasaan risih dan jijik.

Demikian beberapa ciri-ciri kucing mau melahirkan sekaligus bantuan penghuni rumah untuk melancarkan proses tersebut. Jika ini dilakukan dengan baik, induk dan bayi kucing akan sehat, proses lahirannya juga lancar.

CIRI-CIRI KUCING MAU MELAHIRKAN

Categories Kucing

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.