Proses Pertumbuhan Pada Kucing

58 View

Proses Pertumbuhan Pada Kucing – Menjadi salah satu hewan peliharaan yang paling banyak disukai, maka sudah seharusnya proses pertumbuhan pada kucing dipahami. Bukan hanya untuk sekedar ilmu pengetahuan semata. Namun juga sebagai salah satu bekal untuk merawat kucing tentunya.

Proses Pertumbuhan Pada Kucing yang Harus Diketahui

Proses Pertumbuhan Pada Kucing

Mengingat banyak sekali jenis dan tipe kucing peliharaan dengan keunikan tersendiri. Akan tetapi untuk tumbuh dan kembang dari hewan tersebut secara umum serupa. Mengingat kucing termasuk ke dalam hewan mamalia, simak berikut proses pertumbuhannya, yaitu:

1. Umur 0-6 Hari

Proses pertumbuhan pada kucing akan dimulai saat dilahirkan oleh sang induk. Mulai dari umur 0 hingga 6 hari umumnya kucing masih membawa plasenta yang nantinya dimakan induk. Peran tali pusar yang masih menempel di bagian perut perlahan akan mengering.

Lama-kelamaan tali pusar akan terlepas dengan sendirinya. Saat kucing baru lahir, maka kemampuan untuk berjalan pun belum dimilikinya. Hampir serupa dengan manusia yang baru lahir, kemampuannya hanya sekadar menggeliat saja.

Kucing yang baru berada di usia ini dikenal juga dengan bentuk ASI atau susu kucing dari ibunya. Hal ini dikarenakan mereka hanya dapat mencerna ASI sebagai makanannya. Namun, ada kalanya indukan kucing tidak mau menyusui.

Jika hal ini terjadi, maka bisa dilakukan beberapa alternatif yang dirasa mampu membuat induk memberikan ASI nya. Contohnya dengan mengeluarkan susu langsung pada induk menggunakan pipet. Pipet yang digunakan adalah pipet khusus yang bisa diperoleh di pet shop terdekat.

Ketika kucing baru dilahirkan oleh sang induk, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan agar dapat tumbuh dengan baik. Mengingat perawatan kucing tidak bisa dilakukan sembarang. Berikut langkah-langkah dalam perawatan yang harus dilakukan, yaitu:

  • Lakukan pemeriksaan pada anak kucing setelah dilahirkan.
  • Beri obat cacing bulanan.
  • Lindungi area kandang agar tetap bersih.
  • Pastikan anak kucing menyusui setiap 2 jam sehari.
BACA JUGA:  Kucing Tidak Mau Makan

Dengan mengetahui bentuk perawatan yang baik untuk kucing, maka tumbuh dan kembangnya pun akan terjaga. Kemungkinan terkena penyakit atau virus pun semakin rendah. Oleh sebab itu, penting sekali untuk mengetahui perawatan dasar pada kucing.

2. Umur 7-10 Hari

Selanjutnya proses pertumbuhan pada kucing akan berlanjut menuju 7 hingga umur 10 hari. Pada masa ini kucing masih mengandalkan ASK sebagai makanannya. Di umur menjelang 10 hari, kucing sudah bisa mulai membuka matanya.

Meski terbilang lambat, proses tumbuh kembang kucing sudah mulai terlihat perlahan. Bisa dikatakan perkembangannya cukup lembut, sehingga terkesan sangat rentan. Semua pertumbuhannya pun berlangsung secara bertahap hingga pembentukan tubuhnya semakin kuat.

3. Umur 2-3 Minggu

Anakan kucing yang mulai memasuki umur 2 hingga 3 minggu biasanya sudah mulai melakukan peregangan. Hal ini ditandai dengan adanya sedikit pergerakan, kucing sudah mulai sedikit berjalan. Meski masih terlihat lemah, namun pergerakannya sudah signifikan.

Kedua mata kucing pun sudah terbuka lebih lebar dibandingkan usia sebelumnya. Dengan kemampuan mata yang sudah katakana dan jelas. Meski begitu, kucing di umur segitu masih mengandalkan ASI dan mulai terangsang dengan beberapa aroma.

Contohnya aroma makanan yang mulai membuatnya bergetar. Mengingat pada masa-masa ini, kucing sudah bisa mencium dan mengendus bau di sekitarnya. Bagian dalam mulut, seperti gigi pun sudah tumbuh, biasanya kucing akan terlihat menggigit barang-barang di sekitarnya.

Baca Juga:

4. Umur 4 Minggu

Ketika mulai memasuki umur 28 hari, kucing sudah mulai lincah. Hal ini terlihat dari cara berjalan dan tingkah lakunya yang suka bermain dengan saudaranya. Bagian gigi lainnya juga sudah mulai tumbuh, seperti taring.

Mulai dari umur 0 hingga 4 minggu kucing tentu sudah bisa melihat, mendengar atau berjalan. Tidak sedikit juga suara erangan yang mulai keluar dari mulutnya. Ada beberapa yang perlu diperhatikan pada masa-masa ini, yaitu:

  • Kucing hanya dapat makan dan minum.
  • Berat dari tubuh kucing hanya mencapai 150 gram.
  • Pada minggu ke 4 mata sudah mulai jelas melihat.
  • Anak kucing belum bisa mengatur suhu tubuh, sehingga rentan mati kedinginan.
  • Atur agar tidak berada di bawah 32 derajat celcius.
BACA JUGA:  Cara Memandikan Kucing

5. Umur 5-6 Minggu

Tahapan atau proses pertumbuhan pada kucing selanjutnya terlihat pada umur 5-6 minggu. Pada masa ini kucing sudah bisa berjalan lancar, selain itu anggota tubuh lainnya pun sudah kuat. Contohnya pada bagian lengan dan kaki.

Kemampuan yang dimiliki kucing pun sudah semakin meningkat. Mereka sudah bisa mencakar, melompat hingga memanjat. Namun, jangan lupa untuk memperhatikan kesehatan kucing pada masa aktif seperti ini dengan memberikannya obat cacing.

Untuk pemberian obat cacing sendiri harus mendapatkan persetujuan dari dokter. Tidak bisa diberikan dosis sembarang tanpa adanya pemeriksaan terlebih dahulu. Apalagi jika kucing memiliki gangguan atau penyakit bawaan dan sedang menjalani perawatan lain.

6. Umur 3 Bulan

Memasuki umur remaja, kucing juga akan mengalami tanda-tanda perubahan pada fisik. Pertumbuhan yang paling dominan terlihat, yaitu pada gigi. Semua gigi telah tumbuh sehingga memudahkan kucing saat mengunyah dan mencerna makanannya.

Memungkinkan para pemilik kucing pun bisa memberikan varian makanan lain yang lebih bertekstur. Pasalnya kemampuan gigi yang dimilikinya sudah bekerja dengan maksimal. Dengan begitu, makanan apa pun akan lebih mudah dan cepat halus saat dimakan.

Menjadi salah satu orang yang suka memelihara kucing, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pasalnya di umur 3 bulan, kucing sangat aktif dan lincah. Memungkinkan pengawasan khusus pun harus dilakukan, bagaimana tidak?

Kucing di umur ini akan lebih sering menggunakan energy lebih banyak, bahkan tiga kali energy kucing dewasa. Proses tumbuh kembang juga akan meniru induk serta saudaranya. Perilaku yang ditunjukan oleh kucing di usia ini cenderung manja dan sangat suka dibelai.

Membuat para pemelihara kucing harus lebih ekstra dalam melakukan pengawasan. Untuk perawatannya pun tidak terlalu sulit dilakukan sebenarnya. Langkah-langkah perawatan yang bisa dilakukan, di antaranya, yaitu dengan melakukan beberapa hal seperti, berikut ini.

  • Vaksinasi kucing saat sudah berumur cukup.
  • Pastikan untuk menjauhkan berbagai benda tajam di sekitar kucing.
  • Berikan taurin dan DHA dalam makanan.
  • Jangan jauhi kucing dari induk.
BACA JUGA:  Cara Mengobati Kucing Mencret

7. Umur 6-8 Bulan

Setiap makhluk hidup tentu punya proses tumbuh dan kembangnya sendiri, begitu juga dengan kucing. Memasuki usia dewasa, kucing akan mulai tertarik dengan lawan jenis. Apalagi jika ada kucing jantan dan betina yang bertemu saat usia kawin sudah dekat.

Mereka secara alamiah akan langsung melakukan pendekatan dengan menarik perhatian lawan jenisnya. Biasanya kucing jantan pada masa ini akan mengeluarkan suara-suara. Hal ini dilakukan untuk membuat kucing betina terpengaruh dan mau diajak untuk kawin.

8. Umur 1 Tahun

Berada di umur yang hitungannya sudah tahun, maka kucing pun sudah semakin dewasa. Kucing betina dan jantan pun sudah mulai kawin. Mereka juga sudah bisa menyerang dan melindungi diri dari musuh yang dianggap akan menyerang.

Begitulah penjelasan terkait proses pertumbuhan pada kucing yang harus diketahui dan dipahami. Apalagi jika di sekitar lingkungan tempat tinggal banyak sekali kucing. Penjelasan di atas setidaknya tentu bisa menambah ilmu dan juga wawasan tentang hewan tersebut.

Proses Pertumbuhan Pada Kucing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.