Inilah Tips Budidaya Ulat Jerman Untuk Pemula

TIPS BUDIDAYA ULAT JERMAN UNTUK PEMULA – Ulat Jerman yang dikenal dengan nama superworm ini cukup banyak peminatnya. Jenis ulat yang satu ini banyak dimanfaatkan untuk pakan burung. Hal inilah yang menunjang banyak orang untuk melakukan budidaya terhadap jenis ulat tersebut.

Terdapat beberapa tips budidaya Ulat Jerman untuk pemula agar bisa dilakukan dengan sukses. Di antara tips-tips berikut bisa dicoba ketika memutuskan untuk memilih bisnis budidaya Ulat Jerman.

Kandungan gizi yang terkandung di dalam Ulat Jerman sangatlah bagus untuk memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan hewan peliharaan seperti burung. Hal ini tentunya menjadi salah satu pendorong untuk melakukan bisnis dalam bidang budidaya Ulat Jerman.

Tips Budidaya Ulat Jerman Untuk Pemula

1. Menyediakan Tempat untuk Ulat Jerman

Menyediakan Tempat untuk Budidaya Ulat Jerman
nny360.com

Pertama, tips budidaya Ulat Jerman untuk pemula yakni menyediakan tempat untuk dijadikan tempat tinggal Ulat Jerman. Tempat yang dijadikan untuk budidaya Ulat Jerman biasanya berupa kotak dengan ukuran tertentu. Dibuat sedemikian rupa untuk dijadikan sebagai tempat Ulat Jerman bertelur maupun berkembang biak.

Kotak budidaya Ulat Jerman biasanya dibuat dengan ukuran seluas 240 cm2. Dengan ukuran kotak tersebut biasanya mampu menampung kurang-lebih sekitar 250 Ulat Jerman.

Tempat yang disediakan untuk budidaya Ulat Jerman hendaknya dibuat senyaman mungkin, tidak terlalu padat dan juga bebas dari gangguan hewan lain. Untuk mencegahnya bisa dilakukan proses penutupan dengan kasa plastik pada kotak yang telah tersedia.

2. Menyediakan Kotak untuk Kumbang Jerman

Menyediakan Kotak untuk Kumbang Jerman saat Budidaya
latimes.com

Ulat Jerman dihasilkan dari telur Kumbang Jerman. Oleh karena itu, pastikan untuk menyediakan kotak khusus Kumbang Jerman yang akan bertelur.

Kotak yang dibuat biasanya memiliki ukuran lebih kecil dibanding ukuran kotak untuk Ulat Jerman. Bahan yang digunakan biasanya kayu berukuran sekitar 38 x 58 cm, memiliki selisih dua centimeter dari ukuran kotak Ulat Jerman.

Ukuran tersebut biasanya membuat sekitar 500 Kumbang Jerman. Pembuatan kotak disesuaikan dengan jumlah Kumbang yang akan diternak. Pastikan kotak disertai dengan penyangga yang agak tinggi serta bagian bawahnya diberi wadah berisi oli.

Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan dari berbagai hama yang akan mengganggu, seperti semut, tikus, cecak dan hewan lainnya yang bisa menghambat perkembangan budidaya Ulat Jerman.

3. Mempersiapkan Media

Mempersiapkan Media Budidaya Ulat Jerman
abahtani.com

Media yang digunakan untuk Ulat Jerman tentunya harus diperhatikan. Tips budidaya Ulat Jerman bagi pemula agar sukses dalam proses ternaknya yakni menyediakan media yang tepat untuk Ulat.

Media yang biasa digunakan dalam ternak Ulat jenis ini yakni polar gandum yang kaya akan kandungan pati dan protein. Alternatif lainnya yang biasa dijadikan media dalam budidaya Ulat Jamur yakni serbuk halus dari kulit padi (dedak).

Selain itu, ada juga yang mencampurkan polar dan dedak. Proses pencampuran polar pun harus diperhatikan. Pastikan polar yang dipadukan dengan dedak teksturnya halus.

Hal ini bisa disiasati dengan cara menyaring polar sebelum dicampurkan dengan media lain. Penggunaan polar sangatlah dianjurkan, guna mengatasi berbagai gangguan hama yang akan menghambat proses perkembangan Ulat.

4. Memilih Bibit Ulat Jerman

Memilih Bibit Ulat Jerman Saat Budidaya
ulatjermanjakarta.blogspot.com

Tahapan selanjutnya yang harus dilakukan yakni melakukan pembibitan. Bibit yang harus dipilih tentunya harus yang berkualitas. Penyedia bibit Ulat Jerman biasanya marak ditemukan. Namun, untuk menemukan kualitas yang baik tentunya tidaklah mudah. Bibit yang dipilih yakni Kumbang Jerman yang selanjutnya akan menghasilkan telur.

Proses pembibitan inilah yang akan menjadi awal dalam melakukan budidaya Ulat Jerman. Hal yang harus dilakukan yakni meletakkan Kumbang Jerman dalam wadah serta rutin memberikan pakan, kurang lebih selama dua minggu lebih untuk memperlancar Kumbang bertelur.

Pada bagian bawah wadah hendaknya tersedia kotak yang siap memuat telur Ulat Jerman.

5. Membesarkan Telur Ulat Jerman

Membesarkan Telur Ulat Jerman Saat Budidaya
youtube.com

Setelah muncul telur Ulat Jerman, tips budidaya Ulat Jerman untuk pemula selanjutnya yakni membesarkan telur tersebut. Telur yang berada dalam kotak khusus akan mulai menetas ketika usianya mencapai 15 hari. Pada saat tersebut, ukurannya pun akan terlihat cukup kecil.

Oleh karena itu diperlukan proses pembesaran. Untuk membesarkannya, tentu harus diberikan pakan secara rutin. Bisa memberikan buah-buahan dengan potongan kecil dan juga memberikan polar.

Pemberian makan hendaknya dilakukan secara rutin. Hal ini akan menunjang pada proses membesarkan telur Ulat Jerman.

Jika memang masih tersedia tempat yang kosong, pastikan lokasi bertelur dengan tempat membesarkan telur ulatnya terpisah, sehingga terhindar dari berbagai kuman yang dapat menyebarkan virus pada telur Ulat Jerman.

6. Melakukan Pemisahan Larva

Melakukan Pemisahan Larva Saat Budidaya Ulat Jerman
talitakumindonesia.blogspot.com

Proses pemisahan Larva juga menjadi salah satu tips budidaya Ulat Jerman untuk pemula yang harus diperhatikan. Pasalnya, proses pemisahan ini akan membantu perkembangan Ulat selanjutnya.

Larva Ulat Jerman yang dibiarkan tanpa pemisahan akan menjadi Pupa. Hal ini tentunya akan mendatangkan kegagalan untuk menghasilkan Ulat Jerman yang berkualitas.

Untuk mengatasi kegagalan tersebut hendaknya melakukan pemisahan Larva sedini mungkin. Sehingga kualitas Ulat Jerman pun akan terjaga dengan baik. Ketika hal itu terjadi, Ulat hendaknya dirawat hingga siap dipanen.

Ketika proses pemisahan terjadi, pastikan terdapat saringan dengan ukuran yang sesuai dengan ulat. Pemisahan dilakukan setiap satu bulan sekali, untuk menghasilkan Ulat Jerman yang berkualitas.

7. Memberikan Pakan dan Minuman Ulat Jerman

Memberikan Pakan dan Minuman Ulat Jerman Saat Budidaya
abahtani.com

Tips selanjutnya yakni memerhatikan pemberian pakan dan minum. Dalam hal ini, sang peternak hendaknya memberikan pakan dan minum dengan takaran yang tepat. Pemberian hendaknya tidak sembarangan dan manasuka.

Dilakukan sesuai dengan kebutuhan Ulat Jerman, yakni biasanya dalam sehari diberikan dua kali pakan dan minum. Selain itu, takarannya pun harus tepat, tidak banyak dan tidak pula sedikit. Pemberian pakan berlebih dapat mengakibatkan kematian pada Ulat.

Baca Juga: Cara Mudah Ternak Kroto dalam Toples di Sekitar Rumah

Selain itu, tekstur pakan yang diberikan pun harus diperhatikan yakni tidak boleh terlalu lembab atau pun kering. Berikan pakan yang memiliki tekstur seimbang sehingga tidak mudah berjamur, misalnya ampas tahu yang sudah dikeringkan dan campurkan dengan polar.

Pakan biasanya diberikan pada malam hari, yakni sekitar pukul tujuh hingga sepuluh malam.

8. Memastikan Sirkulasi Udara Terjaga dengan Baik

Memastikan Sirkulasi Udara Terjaga dengan Baik Untuk Budidaya Ulat Jerman

Tips budidaya Ulat Jerman untuk pemula lainnya yakni memastikan sirkulasi udara agar terjaga dengan baik. Pastikan temperatur dalam kotak seimbang, sehingga Ulat memiliki kebebasan bergerak.

Cuaca serta suhu yang tinggi dapat mempengaruhi proses perkembangan budidaya Ulat Jerman. Sehingga dibutuhkan sikap kehati-hatian untuk mencegah hal tersebut. Suhu idealnya yakni kisaran 27 hingga 29 derajat celcius.

Banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya dengan cara menempatkan termometer untuk mengatur suhu udara pada kotak tersebut. Selain memanfaatkan termometer, bisa juga manfaatkan pula alat penggerak udara seperti kipas. Alat ini dapat digunakan ketika diketahui suhu dalam kotak begitu tinggi.

Hal lainnya yang mesti diperhatikan yakni pastikan menjaga kelembaban dalam kotak. Suhu panas hendaknya terserap baik dengan dipasangnya pelapah pisang pada setiap sisi kotak. Selain kondisi menjadi lembab, panas dalam kotak pun akan terserap, sehingga suhunya menjadi normal.

Demikianlah ulasan mengenai tips budidaya Ulat Jerman untuk pemula. Setiap budidaya yang dilakukan tentunya membutuhkan usaha yang keras untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Terutama bagi para pemula, sikap fokus dan telaten hendaknya ditanamkan sedini mungkin untuk menggapai budidaya yang sukses.

TIPS BUDIDAYA ULAT JERMAN UNTUK PEMULA

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.