Kucing Kurapan

44 View

Memiliki kucing dengan bulu yang lebat, sehat dan indah menjadi harapan bagi para pecinta kucing. Maka tak heran, jika ada masalah pada hewan kesayangannya, seperti kucing kurapan akan membuat pemilik resah, sedih bahkan panik dan pasti ingin segera menyembuhkannya.

Kurap nyatanya dapat menyebar tidak hanya sesama kucing atau sesama hewan, tetapi juga bisa menular ke manusia. Sehingga pemilik harus tahu bagaimana cara mengobati kucing yang kurapan agar kulit dan bulunya menjadi sehat dan lebat kembali. Untuk lebih memahami tentang kucing kurapan ciri-ciri hingga cara pengobatan yang tepat, berikut penjelasannya.

Apa Itu Kurap Pada Kucing

Apa Itu Kurap Pada Kucing | Kucing Kurapan

Kurap merupakan penyakit kulit akibat infeksi jamur yang bisa terjadi pada kucing, entah kucing liar maupun kucing peliharaan dan ini bisa menular ke sesama kucing bahkan pemiliknya. Salah satu jamur yang menginfeksi kucing adalah jamur berjenis microsporum canis dan jamur ini bisa menginfeksi kucing yang masih muda dan sudah tua.

Kurap mempengaruhi lapisan pada kulit bagian atas dan terjadi akibat pergesekan kulit kucing dan jamur. Akibat kurap ini, kulit yang terinfeksi jadi tidak berbulu, bersisik dan menimbulkan rasa gatal yang tak nyaman pada kucing.

Kemunculan kurap tentu akan mengganggu aktivitas kucing, karena kucing akan menggaruk tubuhnya lebih sering. Penampilan kucing juga terlihat tidak sehat dan cukup mengganggu akibat kebotakan yang disebabkan oleh jamur.

Baca Juga: kucing savannah

Ciri-ciri Kucing Kurapan

Ciri-ciri Kucing Kurapan

Saat kucing mulai terinfeksi oleh jamur, kucing akan menunjukkan beberapa ciri yang cukup mudah untuk dikenali oleh pemiliknya. Salah satunya adalah kucing akan menggaruk tubuhnya lebih sering dari biasanya. Untuk lebih jelasnya, simak ciri berikut:

  • Terjadi kerontokan pada bulu kucing di area yang terinfeksi jamur.
  • Munculnya luka ruam berbentuk lingkaran seperti cincin di area kaki depan, kepala kucing dan bagian tubuh lainnya.
  • Area kulit yang terinfeksi jamur berwarna merah.
  • Kucing mengalami gatal-gatal dan selalu menggaruk tubuhnya.
  • Kulit kucing akan terlihat bersisik, kering dan muncul warna putih sejenis ketombe yang disebut Seborrhea sicca dan bisa diamati pada permukaan kulit dan bulu kucing.
BACA JUGA:  Fakta Kucing Hitam

Penyebab Kucing Kurapan

Penyebab Kucing Kurapan

Kurap yang muncul pada kulit kucing biasanya terjadi karena tertular oleh hewan lain yang sudah terinfeksi dahulu ataupun dari benda dan tanah yang telah terkontaminasi oleh jamur. Selain itu, udara yang terasa hangat atau lembab karena hujan juga bisa menjadi penyebab tumbuhnya spora jamur dengan subur, sehingga dapat menginfeksi kulit kucing.

Jangan anggap sepele Spora jamur ini, karena bertahan dan aktif hingga 24 bulan dan ini bisa berdampak buruk bagi kucing. Apalagi jika kucing tersebut bermain atau tidur di sembarang tempat, maka penyebaran jamur ini akan semakin cepat di tubuh kucing pemilik.

Penyebab lain kurap juga bisa didapatkan secara tidak langsung oleh kucing. Seperti menyentuh tempat tidur, piring, mainan ataupun barang lainnya yang lebih dulu kontak dengan hewan atau pembawa yang terkena infeksi jamur.

Pengobatan yang Tepat Untuk Kucing Kurapan

Pengobatan yang Tepat Untuk Kucing Kurapan

Kekebalan tubuh kucing yang bagus dan sehat, sebetulnya bisa membantu kucing cepat sembuh dari kurap yang diderita. Biasanya, kurap akan sembuh dengan sendirinya dalam rentan waktu 2-4 bulan.

Meski begitu, melakukan penanganan dengan pengobatan yang tepat jauh lebih bagus. Mengingat kurap ini rentan menular, membiarkannya justru terlihat membuang waktu. Maka, jauh lebih bagus untuk mencari tahu pengobatan yang tepat dengan menyimak caranya berikut:

Artikel Lain: cara merawat kucing umur 1 bulan tanpa induk

1. Pisahkan Kucing yang Terkena Kurap dari Kucing Lainnya

Hal pertama dalam mengobati kucing yang kurapan adalah dengan memisahkan kucing yang terinfeksi dari kucing lainnya. Langkah pengobatan ini, dilakukan agar tidak menularkan kurap ke kucing-kucing lainnya ataupun kurap tidak bertambah karena tertular kucing yang terkena lebih dulu.

Pemilik harus cekatan dan teliti terhadap benda-benda yang dipakai oleh kucing sehat dan kucing kurapan. Jangan sampai benda-benda tersebut tercampur menjadi satu ya.

2. Gunakan Salep Untuk Pengobatan Pertama

Jika lingkungan tempat tinggal jauh dari praktek dokter hewan dan mulai terlihat tanda kurap di kulit kucing, maka penanganan pertama bisa membeli salep kurap yang bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter. Untuk kucing yang terkena kurap, biasanya akan memakai salep yang mengandung bahan sulfur, miconazole atau ketoconazole.

BACA JUGA:  Jenis Kucing Persia

Akan tetapi, jika infeksi jamur dirasa masih ringan bisa menggunakan betadine saja. Saat pengobatan, bisa dengan mencukur bulu kucing yang terkena kurap agar salep bisa meresap pada kulit dan jangan lupa untuk mengawasi kucing agar salep tidak dijilat.

3. Memandikan Kucing dengan Shampo Khusus Untuk Mengobati Jamur/Kurap

Cara lain untuk mengobati kurapan adalah dengan memandikan kucing menggunakan shampo khusus yang mengandung sebazole atau miconazole untuk mengobati jamur atau kurap. Namun perlu diingat lagi, jika kucing berbulu lebat harus dicukur dahulu agar shampo mudah diserap area yang terinfeksi.

Cobalah untuk memandikan kucing kira-kira setiap 4-6 hari sekali dan lakukan selama 2-4 minggu. Perlu diketahui, ada kandungan bahan kimia yang beracun pada shampo anti jamur, sehingga pastikan membalas tubuh kucing sampai benar-benar bersih tanpa ada sedikitpun shampo yang tersisa.

4. Berikan Semprotan Khusus Obat Jamur

Jika mengobati dengan salep atau memandikan kucing terasa ribet, maka bisa lakukan pengobatan dengan memberikan semprotan khusus obat jamur. Ada banyak semprotan yang bisa jadi pilihan untuk mengobati kucing yang terkena kurap.

Beberapa semprotan khusus yang bisa jadi pilihan adalah scadix yang berharga senilai belasan ribu rupiah hingga semprotan Virbac Wound Gard yang seharga ratusan ribu rupiah. Pastikan saat menyemprotkan ke kucing tidak mengenai area mata dan hindari dari jilatan kucing.

5. Bawa ke Dokter Hewan

Jika semua cara-cara di atas tidak membantu menyembuhkan kurap pada kucing, maka cara paling ampuh yang bisa dilakukan adalah dengan membawa kucing ke dokter hewan. Nantinya vet akan menyembuhkan dahulu tungau atau kutu kucing yang ada karena parasit kutu ini bisa merusak kulit kucing sehingga rentan kurap.

Kemungkinan vet akan memberikan resep yaitu itrafungol yang memiliki kandungan itraconazole, yaitu obat oral yang berfungsi mengobati infeksi jamur. Selain itu, pemberian vitamin dan vaksin akan meningkatkan daya tahan tubuh kucing sehingga tak mudah terkena kurap.

6. Selalu Jaga Kebersihan Kucing dan Lingkungannya

Terakhir, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan kucing dan lingkungan yang biasa disinggahi kucing. Mengingat jamur bisa tumbuh di lingkungan yang lembab, maka jangan lupa rutin menjemur kucing pada pagi hari selama 10-15 menit.

BACA JUGA:  Cara Memandikan Anak Kucing

Jangan jemur kucing di bawah panas matahari yang menyengat ya karena akan membuat kucing dehidrasi. Setelah sudah 15 menit langsung pindahkan kucing ke dalam rumah dan berikan air.

Cukup mudah bukan mengobati kucing kurapan tersebut. Jadi, ketika menemukan kucing kesayangan terkena jamur bisa lakukan cara-cara pengobatan di atas ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.