Scabies Pada Kucing

Scabies Pada Kucing – Penyakit yang paling rawan dialami oleh para anabul biasa disebut dengan Notoedric Mange. Efek meradang tersebut akan muncul dan membuat kondisi tubuh hewan berbulu itu menjadi kurus. Sehingga bagi seluruh pemeliharanya, sangat wajib mengenali ciri-ciri scabies pada kucing sejak dini.

Asal Mula Seekor Kucing Terkena Scabies

asal mula scabies pada kucing
thesprucepets.com

Sebagian besar orang mungkin tidak jeli mengetahui asal mula munculnya scabies pada anabulnya. Kebanyakan kalangan tersebut mengabaikan, sebab merasa hewan peliharaannya telah mendapatkan perawatan tubuh yang maksimal. Padahal faktanya begitu banyak kucing yang rutin melakukan grooming rawan terkena scabies.

Sehingga, ketika penyakit tersebut telah menyerang seluruh tubuh anabul, pada akhirnya pemilik harus mengeluarkan biaya cukup banyak demi mengobatinya.

Maka kemudian, demi menghindari hal tersebut alangkah lebih baik sebagai pemelihara hewan berbulu yang bijak, segera mengetahui penyebabnya. Asal mula seekor kucing terkena scabies sebenarnya berasal dari beberapa hal sederhana, berikut diantaranya:

1. Perkawinan Bebas

Hal tersebut disebabkan karena monster berskala kecil tersebut akan menyelinap ke balik—balik bulu diatas permukaan kulit. Jelang beberapa minggu kemudian darah dari kucing dihisap sehingga menimbulkan ruam dan bintik-bintik seperti luka keras.

2. Kelembapan Tubuh

Sama halnya dengan manusia yang tidak menjaga keadaan tubuh dengan baik, maka akan terserang berbagai penyakit kulit. Hal tersebut berlaku demikian untuk kucing. Apabila anabul jarang mandi, maka akan membuat kelembapan ditubuhnya semakin meningkat.

3. Kebersihan Yang Tidak Dijaga

Kebersihan tubuh kucing yang tidak dijaga juga bisa menjadi penyebab asal mula munculnya scabies. Anabul akan terlihat mengerikan dengan bulu-bulu rontok, serta kurus kering. Maka, lebih baik mencegah sebelum mengobati.

4. Tungau

Tungau adalah sumber utama terjangkitanya scabies pada kucing. Kemunculannya sering terjadi di beberapa tempat yang jarang sekali disadari, seperti sisir atau kandang anabul. Maka, sangat perlu dilakukan pembersihan area kucing dengan rutin.

5. Lingkungan Kumuh

Sebelum memelihara kucing, alangkah baiknya jika terlebih dahulu menyesuaikan dengan kondisi tempat tinggal. Pasalnya, lingkungan yang kumuh menjadi pemicu kuat timbulnya scabies pada anabul, di mana hal tersebut berdampak tidak baik pada hewan peliharaan.

Cara Mengobati Scabies Pada Kucing yang Efektif

cara mengobati penyakit scabies pada kucing
infobinatang.com

Jika terdapat beberapa tanda yang menjadi indikasi munculnya scabies, jangan menganggapnya remeh. Segera tangani sebelum menyebar ke seluruh tubuh. Berikut ini serangkaian cara paling efektif mengobati scabies pada kucing:

1. Membuat Tempat Terpisah Khusus Kucing Scabies

Apabila di rumah memiliki anabul lebih dari satu, maka segera pisahkan kucing yang terkena scabies dengan lainnya. Hal ini berguna untuk memutus rantai penularan, sebab perlu diingat bahwa penyakit tersebut sangat mudah menyebar.

Buat dan sediakan tempat yang kebersihannya selalu terjaga. Pastikan juga litter box sebagai tempat buang air dan alas untuk tidurnya juga bersih.

2. Rajin Mensterilkan Peralatan Grooming

Tempat untuk melayani perawatan hewan seperti petshop sangat diwajibkan untuk sesering mungkin mensterilkan peralatan grooming. Mengapa demikian?, pasalnya segala alat tersebut tidak hanya digunakan untuk satu hewan saja, melainkan bermacam-macam.

Baca Juga: Cara Mengobati Kucing Belekan di Rumah dengan Mudah

Alat grooming yang tidak diperhatikan kebersihannya ternyata menjadi pemicu kuat timbulnya penyakit bernama latin Notoedric Mange, alias scabies. upaya pensterilan juga sangat mudah, yakni dengan merendamnya di dalam air panas selama 15 menit, kemudian bilas berulang kali dengan air matang.

3. Memandikan Kucing dengan Shampo Khusus

Jika kucing dalam keadaan sehat dan baik-baik saja, maka pemeliharanya dapat menggunakan segala jenis pembersih untuk memandikannya.

Seperti misalnya, bodycare atau bahkan shampo manusia segala merk. Akan tetapi jika anabul terkena scabies alangkah baiknya jika dirawait dan dimandikan setiap 1 minggu sekali menggunakan shampo anti kutu. Jangan lupa untuk memandikan kucing dengan air hangat agar anabul tidak kedinginan.

4. Mengoleskan Salep Khusus

Setelah memandikannya, pemelihara juga harus mengeringkannya secara langsung. Cara ini bisa dilakukan dengan menjemur anabul dibawah terik matahari pagi, pada pukul 08.00 sampai 10.00. Sinar mentari pada waktu tersebut dapat membantu mematikan bakteri scabies.

Jika dirasa telah kering, maka segera oleskan salep khusus scabies kucing. Caranya dengan mengoleskannya tipis-tipis dan apabila telah kering, oleskan kembali. Pastikan tidak memberikannya pada area yang mudah dijilat anabul.

5. Mengoleskan Minyak VCO Pada Kucing

Biasanya serangkaian cara dari poin 1 sampai dengan 4 cenderung membutuhkan waktu lama untuk proses penyembuhan.

Maka kemudian, untuk mempercepat hilangnya scabies pada kucing, berikan olesan minyak VCO pada bagian yang terkena Notoedric Mange. Selain itu, untuk menghemat biaya minyak VCO juga bisa dibuat sendiri, yakni dengan cara mengendapkan minyak kelapa. Untuk mendapatkannya, diperlukan waktu sekitar kurang lebih satu minggu.

6. Berikan Suntikan Scabies

Apabila scabies pada kucing sudah memburuk, maka lebih baik segera bawa dan konsultasikan ke dokter hewan atau puskeswan terdekat.

Jika hal tersebut diremehkan, maka akan berakibat kematian sebab anabul kehabisan cairan tubuh. Dokter hewan akan memberikan suntikan yang berisi cairan khusus menyembuhkan scabies. Namun tentu saja biayanya tidaklah murah, yakni sekitar Rp300.000 per suntikan.

Ciri-Ciri Kucing yang Terkena Scabies (Notoedric Mange)

ciri-ciri scabies pada kucing
myanimals.com

Bagi sebagian orang awam, penyakit scabies atau dalam dunia kedokteran hewan disebut dengan Notoedric Mange merupakan hal sepele.

Padahal apabila dibiarkan begitu saja, dapat menyebabkan kucing menjadi lemas, kehilangan nutrisi dan berakhir pada kematian. Sehingga sangat perlu dikenali apa saja ciri-ciri khusus seekor kucing yang terkena scabies. Hal ini harus diketahui sejak dini guna mencegah penularan ke anabul lainnya. Berikut ini beberapa diantaranya:

1. Kucing Cenderung Murung

ciri scabies pada kucing yaitu perilakunya murung
flickr.com

Bakteri yang muncul dari Notoedric Mange tidak serta merta dapat secara langsung dilihat secara kasat mata. Melainkan akan memberikan efek lemas pada kucing, sehingga mulanya anabul cenderung terlihat murung dan enggan bergaul dengan kucing lainnya.

2. Kehilangan Nafsu Makan

ciri scabies pada kucing ialah tidak nafsu makan
thesprucepets.com

Kutu-Kutu penyebab scabies akan terus bersembunyi di balik permukaan kulit, sehingga terus menerus menyerap nutrisi kucing. Akibat rasa gatal dan perih yang ditimbulkan, anabul menjadi kehilangan nafsu makan, sehingga kondisi tubuhnya terlihat lebih kurus.

3. Kucing Sering Menggaruk Bagian Kepala

ciri scabies pada kucing adalah sering menggaruk kepala
flickr.com

Gigitan yang dilakukan oleh bakteri scabies pada saat menyerap nutrisi kucing, akan menimbulkan rasa teramat gatal pada anabul. Sehingga, hewan tersebut akan terlihat sering menggaruk-garuk bagian kepalanya. Apabila sudah terlihat hal ini, maka segera berikan pengobatan terbaik.

4. Muncul Bintik-Bintik Kecil Seperti Ketombe

ciri scabies pada kucing yaitu muncul bintik-bintik kecil seperti ketombe
thecatsite.com

Apabila dibiarkan, lama kelamaan bakteri scabies akan menimbulkan ruam. Sehingga akan muncul bintik-bintik kecil seperti ketombe kering. Warnanya berupa coklat gelap dan terlihat sedikit bervolume, apabila digaruk bisa menyebabkan luka.

7. Bulu Bagian Kepala Semakin Rontok

ciri scabies pada kucing adalah bulu kepala kucing rontok
pets.stackexchange.com

Setelah muncul bintik-bintik seperti yang telah disebutkan di atas, lama kelamaan bulu-bulu bagian kepala anabul akan rontok. Hal tersebut disebabkan gigitan bakteri scabies semakin terasa sakit. Akhirnya, kucing tersebut menjadi muram sebab menahan rasa perih.

8. Kelopak Mata Terlihat Berair

ciri scabies pada kucing ialah kelopak mata kucing berair
youtube.com

Seekor kucing yang terkena scabies tidak lagi terlihat aktif dan lincah. pribadinya menjadi pemurung serta terlihat diam, bagian matanya juga akan terlihat berair. Hal ini dikarenakan anabul sebisa mungkin menahan sakit yang dirasakan.

Ulasan di atas diharapkan bisa menjadi suatu informasi bagi yang belum mengetahui ciri-ciri dan cara penganan scabies pada kucing. Pastikan aktif memantau tumbuh kembang anabul, agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

Scabies Pada Kucing 

Categories Kucing

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.