Cara Mengatasi Kucing agar Tidak Hamil

Kucing merupakan salah satu kucing peliharaan paling populer. Meski banyak yang suka, tidak jarang orang mengeluhkan kehamilannya yang sering. Untuk itu, perlu diketahui cara mengatasi kucing agar tidak hamil yang paling efektif.

Cara-cara yang tepat harus diketahui dengan baik, agar proses kehamilan kucing bisa dikontrol dan dihentikan. Mencegah kehamilan kucing ini sangat penting, agar jumlahnya tidak terlalu banyak dan kehidupannya tidak terurus.

Cara Mengatasi Kucing agar Tidak Hamil yang Efektif

Oleh karenanya, kehamilan kucing ini harus dicegah agar jumlahnya tidak terlalu banyak. Sedangkan kucing yang sudah ada bisa mendapat perhatian yang sesuai. Berikut beberapa metode mengatasinya yang bisa diikuti:

1. Jangan Liarkan Kucing saat Masa Birahi

Panduan langkah demi langkah cara mengatasi kucing agar tidak hamil

Pilihan cara pertama yang potensial adalah dengan mengandangkan kucing selama masa birahinya. Jadi selama masa birahi ini, jangan liarkan kucing dan biarkan di dalam rumah agar tidak bertemu dengan kucing jantan.

Untuk melakukan cara ini, maka pemilik kucing harus tahu siklus birahinya. Umumnya, kucing akan birahi pada usia 6 – 9 bulan. Pada usia tersebut, kucing akan birahi kurang lebih selama 7 sampai 10 hari.

Selain mengenali siklus birahi, perlu dipahami juga ciri-cirinya. Saat birahi, biasanya kucing akan mengeong dengan suara yang berbeda dengan biasanya. Kucing birahi juga memiliki bulu yang rontok dan perilakunya menjadi lebih manja.

Baca Juga: Cara Mengatasi Kucing Stres

2. Campur Ragi pada Makanannya

Metode alami untuk mengurangi risiko kehamilan kucing

Cara mengatasi kucing agar tidak hamil yang kedua adalah dengan mencampurkan ragi pada makanannya. Metode ini juga tidak terlalu ekstrim sehingga bisa dicoba sebagai langkah pencegahan yang potensial.

Proses melakukannya mudah, langsung saja beri tambahan ragi dalam makanan kucing dengan jumlah beberapa sendok. Sesuaikan juga dengan jumlah makanan yang diberikan. Kemudian campurkan secara merata dan berikan makanannya ke kucing.

Meski ada campuran ragi, namun rasa dari makanannya dipercaya tidak akan mengalami perubahan signifikan. Namun satu hal yang harus dipahami, jangan mencampur ragi ke makanan kucing hamil karena bisa menimbulkan keguguran dan kecacatan.

3. Memberikan Extra Pakan

Tips efektif menghindari kehamilan pada kucing peliharaan

Masih berkaitan dengan makanan, memberikan makanan ekstra pada kucing juga bisa dijadikan pilihan. Umumnya, kucing yang birahi akan kurang dari segi makanan dan hal ini bisa membuatnya lebih sering keluar.

Oleh karenanya, beri makanan tambahan yang disukai kucing. Dengan proses ini, maka perut kucing akan penuh dan kucing menjadi tenang. Langkah ini, akan sangat memudahkan proses melewati masa birahi.

Agar jumlah makanan ekstra yang diberikan bisa sesuai, maka jangan lupa konsultasikan juga dengan ahlinya. Hal ini, perlu dilakukan untuk mengurangi kemungkinan makanan berlebih yang berpengaruh pada kesehatan kucing itu sendiri.

4. Memandikannya

Solusi sederhana mengatasi kehamilan pada kucing betina

Banyak pecinta kucing percaya jika memandikan kucing bisa dijadikan salah satu cara mencegah kehamilan. Selain membuat segar, memandikan kucing juga bisa mengurangi birahi pada kucing secara perlahan.

Jadi saat kucing masuk masa birahi, coba memandikan kucing secara rutin atau lebih sering dari biasanya. Proses ini secara perlahan bisa membuat rasa birahi kucing menjadi menurun dan akhirnya kehamilan bisa dicegah.

5. Menghangatkan Kucing

Langkah-langkah preventif mencegah kehamilan pada kucing

Cara mengatasi kucing agar tidak hamil selanjutnya adalah dengan menghangatkan kucing. Saat kucing merasakan kehangatan yang lebih, maka rasa birahinya juga akan menurun secara perlahan sehingga kehamilan dapat dikontrol.

Menghangatkan kucing bisa dilakukan dengan memberikan handuk yang dibalut ke kucing. Untuk melakukannya, tentu perlu perhatian ekstra dari pemiliknya. Jika tidak diperhatikan, maka proses ini tidak akan efektif.

Tambahkan handuk di kandang dan jika sedang santai balutkan ke badan kucing. Jangan biarkan kucing keluar selama proses ini agar tidak bertemu kucing jantan. Karena kucing birahi lebih agresif, maka prosesnya harus dilakukan dengan hati-hati.

Artikel Lain: Cara Mengatasi Bulu Kucing Rontok

6. Bersihkan Tempat Tinggal Kucing

Rahasia sukses mengendalikan reproduksi kucing dengan aman

Salah satu cara kucing menarik perhatian lawan jenis adalah dengan mengencingi beberapa tempat. Nantinya, bau kencing ini akan menarik perhatian dan akhirnya kucing betina dan jantan akan bertemu dan kehamilan terjadi.

Untuk mencegah hal tersebut, maka saat kucing kencing di suatu tempat segera lakukan pembersihan. Beli cairan khusus pembersih kencing kucing yang memiliki kandungan enzim tertentu kemudian aplikasikan pada bekasnya.

Proses ini bisa dilakukan saat pemiliknya sering bersama kucing. Namun jika kucingnya tidak diperhatikan, maka tidak akan tahu di mana letak tempat yang sudah dikencingi kucing. Oleh karenanya, struktur ini harus diperhatikan dengan baik.

7. Suntik KB/Pil KB

Cara praktis sterilisasi kucing untuk menghentikan kehamilan

Jika ingin mencegah kehamilan dengan lebih pasti, maka pemberian suntik atau pil KB adalah solusinya. Jadi suntik dan pil KB ini dirasa lebih efektif dan bisa berpengaruh untuk kucing yang sedang birahi.

Penyuntikan KB sendiri harus dilakukan secara rutin 5-6 bulan sekali. Jika tidak rutin, maka kehamilan bisa terjadi dengan cepat. Untuk melakukannya bisa melalui dokter hewan atau orang yang berpengalaman dalam hal ini.

Apabila sulit untuk memberikan suntikan KB, maka alternatif lainnya adalah dengan pil KB. Dosis pil ini akan diberikan oleh dokter sehingga harus diperhatikan dengan baik. Jangan sampai mengatur dosis sendiri karena akan berbahaya.

8. Beri Obat Tambahan

Strategi jitu mengurangi kemungkinan kehamilan pada kucing

Cara mengatasi kucing agar tidak hamil yang kedelapan adalah dengan memberikan obat tambahan. Sekarang sudah banyak obat penurun birahi untuk kucing. Agar kehamilan bisa dicegah, maka obat seperti ini bisa difungsikan.

Namun saat memakai obat tambahan seperti ini, maka perlu dampingan dokter hewan. Meski obat serupa sudah beredar di pasaran, namun tidak semuanya aman dikonsumsi. Untuk itu, harus ada perhatian lebih yang sesuai.

9. Pakai Alat Feliway Diffuser

Alternatif kontrasepsi yang efisien untuk kucing kesayangan

Pada opsi kesembilan, maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan memakai alat feliway diffuser. Alat ini digunakan untuk mengeluarkan zat feromon pada kucing sehingga saat masa birahi akan muncul ketenangan.

Proses pemakaian alat ini hampir sama dengan pengharum ruangan. Jadi nantinya akan ada zat kimia yang disemprotkan dan tersalurkan pada kucing melalui udara. Cara ini tidak memerlukan proses konsumsi langsung atau penyuntikan.

Jika ingin menggunakan alat ini, maka pasang sebelum kucing masuk masa birahi. Apabila pemasangan alatnya saat kucing sudah birahi, maka efeknya tidak akan besar. Pemanfaatan alat ini memang tidak bisa instan.

10. Dimandulkan

Pilihan terbaik untuk mengelola reproduksi kucing dengan bijak

Pilihan cara terakhir yang bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan adalah dengan memandulkan kucing. Cara ini adalah yang paling dihindari oleh pecinta kucing karena termasuk menyakiti kucing meski prosesnya steril dengan dokter.

Namun tidak sedikit juga orang yang memanfaatkan metode ini. Setelah dimandulkan, tentu kucing tidak akan bisa hamil lagi. Jika ingin memakai cara ini, maka biaya yang dikeluarkan termasuk besar.

Itulah beberapa cara mengatasi kucing agar tidak hamil yang bisa dijadikan acuan. Setiap cara pastinya memiliki proses dan metodenya tersendiri. Oleh karenanya, semua aspek harus diperhatikan dengan baik dan maksimal.

Tentu proses pengaplikasian caranya tidak bisa dijalankan secara serempak. Coba lakukan satu per satu secara bertahap. Dengan demikian, proses mengatasinya akan jauh lebih mudah dan hasilnya sesuai harapan.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.