5 Cara Memberi Makan Kucing yang Benar

73 View

Bagi pecinta kucing, proses memberi makan kucing bukanlah hal yang sulit. Namun jika baru pertama kali memeliharanya, maka cara memberi makan kucing harus diperhatikan dengan baik. Hal ini penting agar proses konsumsinya bisa terjaga.

Jika kucing tidak diberi makanan dengan cara yang tepat, maka pencernaannya bisa saja terganggu. Hal ini bukan masalah sepele, karena kucing akan mengalami sakit dan kegiatannya tidak akan efektif seperti biasa.

Untuk itu, pada artikel ini akan diinformasikan beberapa cara paling tepat untuk memberi makan kucing. Setiap cara akan dipaparkan satu per satu secara menyeluruh. Simak detail ini untuk mengetahuinya dengan baik:

1. Buat Jadwal Makan Kucing

Cara Memberi Makan Kucing yaitu Buat Jadwal Makan Kucing

Cara memberi makan kucing yang pertama adalah membuat jadwal makannya. Sama seperti manusia, kucing juga memiliki aktivitas lain. Oleh karenanya, jadwal makan harus diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan jadwal kegiatan lainnya.

Pembuatan jadwal makan ini bisa dilakukan setelah kucing melewati masa 5 minggu. Hal ini dikarenakan sampai usia tersebut, disarankan kucing mendapat asupan ASI penuh agar pertumbuhannya baik.

Pemberian makan ini harus disesuaikan dengan rentang usianya. Jadi ada tiga golongan usia yang sudah memiliki penyesuaian jumlah makannya. Inilah daftar yang harus diketahui tersebut sampai selesai:

  • Usia 6 – 12 minggu: satu hari makan 4 kali.
  • Usia 12 minggu ke atas: satu hari makan 3 kali.
  • Untuk usia  bulan: satu hari makan 2 kali.

Seperti yang sudah terlihat, semakin besar kucing makan jumlah waktu makannya dikurangi. Namun untuk porsinya bisa ditambah sesuai kebutuhan. Hal ini dilakukan karena saat dewasa, organ pencernaannya sudah bisa bekerja dengan baik.

Jika makan 4 kali, maka buat jadwal pagi, siang, sore, malam. Lalu jika makan 3 kali, buat jadwal pagi, siang, sore. Sedangkan jika 2 kali, buat jadwal makan siang dan malam hari sedangkan sisanya camilan.

BACA JUGA:  Cara Merawat Bulu Kucing Kampung

Baca Juga: Cara Memandikan Anak Kucing

2. Beri Makanan Sesuai Kebutuhan

Memberi makan sesuai dengan kebutuhan adalah cara memberi makan selanjutnya. Perlu dipahami bahwa kondisi setiap kucing akan berbeda. Jadi jangan menggunakan porsi makan kucing lain sebagai patokan.

Tidak sedikit orang yang berpikir bahwa memberi porsi besar dapat membuat kucing sehat. Hal ini tidak berlaku untuk semua kucing karena kebutuhan kucing tidak sama. Oleh karenanya, penyesuaian dengan kebutuhan ini harus dilakukan.

Ada beberapa acuan yang bisa dipakai untuk menentukan berapa kebutuhan makan kucing. Mulai dari tahap kehidupan berupa usia, gaya hidup kucing, kondisi tubuh, ukuran ras, dan status reproduksi. Semua aspek ini harus diperhatikan.

Jika masih belum bisa mengaturnya sendiri, maka ikuti panduan dokter hewan. Pendampingan tenaga ahli sangat diperlukan untuk bisa menyesuaikan kebutuhannya. Dengan proses konsultasi, maka asupan makan juga bisa dikontrol.

Apabila asupan ini tidak disesuaikan dengan kebutuhan makan kucing, maka bisa jadi tubuh kucing akan menolak makanannya. Kondisi tubuh kucing yang baik-baik saja bisa memburuk karena pemberian asupan yang tidak sesuai.

Artikel Lain: Manfaat Minyak Ikan Untuk Kucing

3. Beri Makanan yang Bernutrisi

Cara Memberi Makan Kucing ialan Dengan Beri Makanan yang Bernutrisi

Cara memberi makan kucing selanjutnya adalah dengan memberi makanan yang bernutrisi. Saat memberi makan kucing, jangan asal-asalan. Hal ini akan membuat asupan kucing tidak memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Saat ini, jenis makanan kucing sangat banyak dengan berbagai jenis. Untuk menyesuaikan kandungan nutrisinya, maka pelajari kandungan bahan makanan kucing secara maksimal. Hal ini akan membantu proses pemilihan makanannya.

Ada kalanya pecinta kucing harus mencoba makanan baru yang bernutrisi kepada kucingnya. Jika cocok, maka kucing akan menerima makanan tersebut. Proses ini harus dilakukan saat menemukan makanan bernutrisi lainnya.

Setiap makanan kucing harus mengandung bahan kompleks yang terdiri dari vitamin, karbohidrat, lemak baik, dan protein. Jika ada kandungan yang kurang, maka nutrisi kucing tidak akan terpenuhi secara maksimal.

Agar proses penentuan makanannya bisa dilakukan dengan baik, maka tidak ada salahnya bertanya pada dokter hewan. Biasanya, dokter akan memiliki rekomendasi makanan bernutrisi yang sesuai dengan kondisi kucing.

BACA JUGA:  Kucing Exotic Shorthair

4. Campurkan Makanan Kering dan Basah

Cara Memberikan Makan Kucing itu Dengan Campurkan Makanan Kering dan Basah

Sebenarnya, jenis makanan kucing terbagi menjadi dua yaitu makanan kering dan basah. Masing-masing jenis memiliki karakteristik dan kandungannya sendiri. Berikut karakteristik dari makanan basah untuk kucing:

  • Makanan kering memiliki kandungan kalori yang banyak.
  • Teksturnya renyah dan sesuai dengan selera kucing yang suka mengunyah.
  • Bisa menjaga kesehatan gigi dan gusi kucing, sehingga kebersihan mulut juga akan terlindungi.
  • Bisa dipakai sebagai camilan di sela waktu makan.
  • Proses pemberian makanan kering lebih mudah dan bisa dengan dispenser makanan.
  • Umur simpannya lebih lama dibanding makanan basah. Proses simpannya juga tidak sulit.

Itulah beberapa karakteristik dari makanan kering untuk kucing. Lalu bagaimana dengan makanan basah? Untuk makanan basah sendiri juga memiliki beberapa karakteristik khusus yang bisa dilihat dalam daftar berikut ini:

  • Mengandung banyak cairan menyesuaikan teksturnya.
  • Memiliki banyak kandungan gizi kompleks yang dibutuhkan oleh kucing.
  • Bisa menjaga saluran kemih kucing dan alat pencernaan lainnya.
  • Kandungannya bisa membuat kucing tetap terhidrasi secara maksimal.
  • Variasi makanannya lebih banyak dibanding makanan kering yang lebih sedikit.
  • Rasanya lezat dan cocok dengan selera kucing. Makanan basah memang menjadi jenis yang jarang ditolak kucing.

Biasanya, pemberian makanan kering dan basah ini disesuaikan dengan kondisi tubuh kucing. Namun jika kucing tidak memiliki masalah kesehatan, pemberian campuran makanan kering dan basah bisa dilakukan.

Apabila kedua jenisnya diberikan, maka kandungan gizinya akan tetap terjaga dan seimbang. Kalau perlu, cari makanan kering dan basah yang cocok dipadukan sehingga kucing tidak menolak saat diberi makanan.

Artikel Terkait: Makanan untuk Kucing Menyusui

5. Jangan Lupa Beri Minum

cara memberi makan kucing itu Cara Memberikan Makan Kucing itu Dengan Campurkan Makanan Kering dan Basah

Cara memberi makan kucing yang terakhir adalah memberi asupan minum yang sesuai. Jadi jangan lupa memberi minum kucing setelah proses makannya selesai. Hal ini penting agar tubuh kucing tetap terhidrasi.

Bahkan sebenarnya, kebutuhan cairan tubuh kucing lebih banyak dari manusia. Oleh karenanya, minum adalah aspek penting untuk kucing. Jika pemberian minumnya kurang, maka kucing akan lebih mudah dehidrasi dan kondisi tubuhnya memburuk.

BACA JUGA:  Harga Vaksin Kucing

Agar kebutuhan minumnya terjaga, maka sediakan wadah air minum bersih yang bisa dijangkau oleh kucing. Ganti airnya secara berkala agar kucing selalu minum air bersih yang tidak tercemar kotoran apapun.

Bahkan saat ini juga ada asupan minum bergizi khusus kucing. Jika perlu, beli saja minuman tambahan tersebut agar kucing lebih sehat dari biasanya. Meski tergolong sepele, sebenarnya hal ini sangat penting untuk diperhatikan.

Demikianlah beberapa cara memberi makan kucing yang bisa dijadikan acuan. Dengan adanya penjelasan di atas, maka bisa dipahami bahwa proses memberi makan kucing tidak bisa sembarangan dan harus penuh perhatian.

Jika masih baru memelihara kucing, maka pelajari setiap detail ini dengan baik. Apabila sulit mengaplikasikannya secara langsung, maka jalankan satu per satu asal semua terlaksana dan kucing bisa mendapat asupan yang sesuai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.