Kenapa Kucing Mengeong

64 View

Kucing identik dengan suara mengeong yang sangat menggemaskan. Namun, tahukah kenapa kucing mengeong? Pada dasarnya mengeong termasuk bentuk komunikasi paling utama yang dilakukan oleh kucing. Namun alasannya bisa berbeda-beda. Terus menerus mengeong bisa jadi pertanda stres.

Oleh sebab itu, mengenal sifat kucing yang dipelihara sangat penting. Sehingga dapat mendeteksi suara mengeong yang berbeda dari biasanya dan menunjukkan tanda stres lainnya. Selengkapnya mari simak dalam pembahasan berikut:

Alasan Kucing Mengeong

Alasan Kucing Mengeong

Tingkah manis kucing terutama suara mengeongnya banyak digemari pecinta hewan. Selain menggunakan bahasa tubuhnya, kucing membuat suara mengeong untuk berkomunikasi. Nah, karena itu perlu mengetahui beberapa alasan mengapa kucing mengeong. Ada berbagai kemungkinan alasan, seperti:

1. Memberikan Salam

Kenapa kucing mengeong? Salah satu alasan paling mendasar adalah kucing tersebut sedang menyapa. Bahasa tubuh kucing ketika memberi sapaan ini tidak defensif dan justru ingin mendekati. Sapa balik kucing dengan mengelusnya pada bagian kepala atau leher.

2. Meminta Perhatian

Alasan paling sering kucing mengeong adalah membutuhkan perhatian. Misalnya sudah diberikan makanan serta minuman yang cukup, namun masih terus mengeong. Ini menandakan kucing masih ingin diberikan perhatian. Contohnya ditemani bermain, dipeluk, dibelai, dan sebagainya.

Kucing merupakan makhluk yang cukup banyak membutuhkan perhatian dari orang yang merawatnya. Seringkali keinginan diperhatikan ini disertai bahasa tubuh lain misalnya menjatuhkan diri atau menggosokkan kepalanya.

3. Menginginkan Makanan

Ini juga penyebab paling umum kucing mengeong. Lapar merupakan kondisi fisiologis yang bisa dialami setiap makhluk hidup. Kucing sering mengeong jika melihat atau mencium aroma makanan di dekatnya. Apalagi jika terlambat diberi makan, mengeongnya akan semakin keras.

BACA JUGA:  Cara Merawat Bulu Kucing Kampung

4. Merasa Kesepian

Kenapa kucing mengeong saat tidak terjadi apa-apa di sekitarnya? Jangan salah, ini bisa dikarenakan kucing merasa kesepian. Terutama kucing yang seringkali berlama-lama sendirian di rumah karena pemiliknya bekerja atau tidak memiliki teman kucing lainnya.

5. Banyak Kecemasan dan Kegelisahan

Hal lain yang membuat kucing mengeong adalah kecemasan atau kegelisahannya. Hal ini sering terjadi saat kucing mengalami situasi baru. Misalnya saat pertama kali diajak naik mobil, dibawa ke tempat baru, atau bertemu orang asing sehingga kucing merasa bingung.

Akan tetapi, kenapa kucing mengeong juga bisa diakibatkan rasa jenuh seperti kebosanan. Kucing mencoba memberi tahu pemiliknya dengan mengeong. Contohnya saat manusianya tertidur dan lupa mengajaknya berinteraksi seperti biasa.

6. Sedang Sakit

Suara mengeong yang dikeluarkan kucing juga dapat mengindikasikan penyakit, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan. Lemahnya suara yang keluar atau justru terlalu keras menandakan rasa terganggu pada diri kucing.

Berdasarkan PetMD, beberapa penyakit yang sering membuat kucing mengeong adalah penyumbatan pada saluran kemih, laring, hipertensi, hingga tiroid. Apabila kucing tidak berhenti mengeong, bawa secepatnya menuju dokter hewan agar mendapatkan penanganan terbaik.

7. Sedang Birahi Sehingga Ingin Kawin

Kenapa kucing mengeong sambil menatap keluar ruangan, atau semakin sering terlambat pulang ke rumah? Hal ini lekat dengan musim kawin, dimana para kucing betina sering mengeluarkan suara mengeong yang agak berbeda.

Suaranya panjang, melolong, dan seringkali terjadi pada malam hari. Ini merupakan suara yang dikeluarkan kucing betina, tujuannya memberitahu para kucing jantan jika dirinya sedang birahi. Suara khas ini mudah dikenali kucing jantan, dan menandakan kucing tersebut ingin kawin.

8. Mengalami Penuaan

Bagian yang cukup umum terjadi dari bertambah tuanya kucing adalah mengeong. Ketika sudah cukup tua, kucing rentan mengalami sindrom berupa disfungsi kognitif. Gejalanya bermacam-macam, seperti kebingungan dan mudah lupa. Pada saat seperti ini kucing perlu sering didampingi.

Bisa juga suara mengeong tersebut adalah tangisan. Hewan yang mengalami gangguan kognitif memiliki beberapa masalah kesadaran. Sehingga lebih mudah mengalami kebingungan dan butuh ketenangan. Khususnya yang sudah tua sehingga tidak terlalu suka bergerak seperti dulu.

BACA JUGA:  Cara Mengobati Kucing Belekan

9. Aktivitas Nokturnal

Kucing merupakan hewan nokturnal, artinya lebih banyak beraktivitas pada malam hari dan banyak tidur pada siang hari. Tidak perlu risau ketika kucing mengeong ketika malam, sebab berkaitan dengan aktivitasnya. Contohnya menemui kucing lain atau melihat benda yang membuatnya games.

Baca Juga: Kucing Exotic Shorthair

Bagaimana Mengatasi Kucing yang Terus Mengeong?

Bagaimana Mengatasi Kucing yang Terus Mengeong?

Sebelumnya telah dijelaskan berbagai alasan kenapa kucing mengeong. Memang ada banyak kemungkinan, tergantung seperti apa suara mengeongnya. Ada yang dilandasi oleh rasa tidak nyaman, dan ada pula yang tidak berbahaya.

Namun ada beberapa situasi dimana kucing sangat sering mengeong. Selain mengganggu, tentunya juga menimbulkan rasa khawatir terhadap kondisi kucing. Berikut beberapa upaya yang dapat dilakukan ketika kucing terus mengeong:

1. Menciptakan Lingkungan yang Menyenangkan

Lingkungan adalah aspek penting yang berkaitan dengan kesejahteraan kucing. Meski kucing tubuhnya sehat, namun jika tinggal di lingkungan yang tidak nyaman akan membuatnya stres. Contohnya lingkungan yang berisik, panas, atau sering dikunjungi orang yang mengusili kucing.

Karena itu sebagai orang yang merawatnya, perlu memperhatikan dengan seksama perilaku kucing. Jika kucing lebih banyak diam, menghindar, atau justru agresif ketika berada di rumah, mungkin ia tidak menyukai lingkungannya.

Buat lingkungan yang nyaman seperti meletakkan kucing di ruangan sejuk, tenang, atau memberikannya teman. Memberikan teman, terutama yang lebih kecil akan membuat kucing tidak kesepian dan memiliki aktivitas baru.

Artikel Lain: Cara Mengubur Kucing

2. Memberikan Mainan dan Mengajak Kucing Bermain Bersama

Alasan mengapa kucing mengeong salah satunya adalah rasa jenuh dan kurang mendapatkan perhatian. Untuk mengatasinya, berikan permainan untuk kucing agar bisa meningkatkan rasa penasarannya. Bermain adalah aktivitas yang disukai kucing, karena memiliki keingintahuan tinggi.

Tidak harus mainan mahal, sebab kucing menyukai banyak hal bahkan seperti plastik bekas makanan sekalipun. Bukan hanya memberikannya mainan, tidak lupa ajak serta kucing untuk bermain. Sehingga, kucing merasakan kedekatan emosional dan emosi positif dengan pemiliknya.

3. Membiarkan Kucing Keluar

Seringkali orang yang memelihara kucing berusaha membuat kucingnya untuk tetap di rumah. Ini wajar, sebab khawatir kucing akan tidak pulang atau hilang bila dibiarkan berkeliaran. Namun, dikurung di rumah atau kandang pun belum tentu hal yang disukai oleh kucing.

BACA JUGA:  Cara Mengobati Luka Pada Kucing

Kembali lagi tergantung jenis kucing yang dipelihara. Kebanyakan kucing domestik, apalagi yang diambil dari jalan kemudian dirawat di rumah, nalurinya senang berjalan-jalan keluar. Berbeda dengan kucing ras yang mayoritasnya suka berada dalam rumah dan tidur.

4. Menemani Kucing

Banyak kucing mengeong dikarenakan merasa tidak nyaman, seperti gelisah, cemas, atau terancam. Ada berbagai alasan yang mendasarinya, karena itu diperlukan pendampingan kucing agar tidak semakin stres. Bantu kucing untuk beradaptasi dengan hal-hal yang baru.

Jauhkan dari gangguan yang mengancam kesejahteraannya, misalnya tinggal di lingkungan yang berisik atau banyak polusi. Dengan sering menemani kucing, akan membuatnya tidak merasa kesepian dan memiliki seseorang untuk dipercaya.

Demikian informasi tentang kenapa kucing mengeong yang ternyata bisa disebabkan oleh berbagai hal. Kenali dengan baik kucing peliharaan sehingga bisa melakukan penanganan yang tepat untuk masing-masingnya. Pasalnya, kucing pun memiliki karakter, preferensi, hingga ketakutan berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.