[Tips Terbaik] Cara Merawat Anjing Mini Pom untuk Pemula

84 View

Salah satu jenis anjing yang paling banyak diminati adalah pomeranian atau pom. Jenis yang satu ini memang memiliki ukuran mini. Jika berminat, maka harus paham cara merawat anjing mini pom yang baik dan benar.

Merawat anjing mini pom dan anjing lain tentu sangat berbeda. Ada beberapa aspek yang harus dipahami secara maksimal agar tumbuh kembangnya juga sesuai harapan. Proses ini tentu tidak instan dan memerlukan waktu yang panjang.

Cara Merawat Anjing Mini Pom untuk Pemula

Cara Merawat Anjing Mini Pom untuk Pemula

Oleh sebab itu, artikel ini akan membahas beberapa cara merawat anjing pom yang paling pas untuk diaplikasikan. Simak daftar dan penjelasan yang ada di bawah ini sampai akhir untuk mengetahui detailnya:

1. Beri Aktivitas Fisik

Pilihan cara pertama yang bisa dijalankan adalah dengan memberi aktivitas fisik. Meski tubuh anjing pom tergolong kecil atau mini, tapi bukan berarti tidak boleh melakukan aktivitas fisik. Justru bergerak adalah hal yang wajib untuk dilakukan.

Namun aktivitas yang dimaksud juga tidak perlu yang ekstrim. Ajak saja anjing pom berjalan-jalan sebentar di luar agar bisa menikmati suasana yang berbeda. Lalu ajak juga melakukan kegiatan ringan lain agar tidak bosan.

Akan lebih baik jika anjing pom diajak bermain langsung oleh pemiliknya. Interaksi antara pemilik dan anjing akan membuat ikatan yang lebih akrab. Akhirnya, anjing akan lebih nyaman dan tidak mudah stress.

Selain bermain langsung, coba sediakan juga mainan yang cocok untuk anjing. Mainan anjing bisa dijadikan alternatif yang bisa mengalihkan perhatiannya di kala bosan. Apabila semua tersedia, maka anjing akan lebih senang.

2. Beri Makan Teratur

Sama halnya dengan cara merawat kucing, memberi makan anjing mini pom secara teratur adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Sebenarnya, anjing pom memiliki metabolisme yang tergolong tinggi. Jadi tidak heran jika proses mencerna makanannya jauh lebih cepat.

BACA JUGA:  Harga Burung Branjangan dan Perawatannya yang Benar

Anjing pom yang aktif akan jauh lebih baik proses pencernaan makanannya. Oleh sebab itu, pemberian makanan tidak boleh telat atau lalai. Makanan untuk anjing pom harus diberikan secara teratur agar gizinya bisa terpenuhi.

Meski demikian, bukan berarti dalam satu kali pemberian makan jumlahnya langsung besar. Akan lebih baik jika memberikan makan ke anjing sedikit demi sedikit. Jadi satu kali makan porsinya tidak banyak, tapi lebih sering diberikan.

Ukuran makanannya juga harus diperhatikan dengan baik. karena mulut anjing pom termasuk kecil, maka ukuran makanannya juga harus disesuaikan. Jika memberi daging, maka pastikan untuk memotongnya sekecil mungkin.

3. Beri Tempat Tinggal yang Nyaman

Persoalan tempat tinggal memang tidak bisa disepelekan. Banyak orang yang memelihara anjing tapi tidak menyediakan tempat tinggal. Umumnya, pemilik akan membiarkan anjingnya tidur di mana saja sesuai naluri.

Namun sebenarnya hal tersebut kurang disarankan. Meski rumah luas, tapi anjing pom harus tetap diberi tempat tinggal sesuai dengan jenisnya. Jadi ukurannya juga tidak harus besar dan bisa dibuat pas di badan.

Agar lebih nyaman, maka beri sirkulasi udara yang tepat. Pemberian sirkulasi udara ini akan membantu anjing lebih sehat dan tidak terlalu tertekan. Akan lebih baik jika di setiap sisinya ada sirkulasi dengan ukuran yang kecil.

Nantinya, sirkulasi di kandang ini akan membantu anjing mendapat oksigen segar dari segala sisinya. Mungkin bagi orang awam, hal ini sangatlah sepele tapi sebenarnya tempat tinggal adalah aspek yang sangat penting.

4. Perawatan Bulu Harus Maksimal

Selanjutnya, cara merawat anjing mini pom adalah dengan memperhatikan bulunya. Jika dibandingkan aspek lain di tubuhnya, bulu adalah poin paling penting di mini pom. Orang akan langsung tertarik setelah melihat bulunya.

Apabila diperhatikan dengan seksama, maka akan terlihat jelas bahwa pom memiliki dua lapis bulu. Lapisan pertama adalah bulu yang lembut dan hasil, sedangkan lapisan kedua jauh lebih kasar dan tidak terlalu lembut.

Karena lapisannya ada dua, maka bulunya juga mudah kotor. Oleh karenanya, sering-sering membersihkan bulu setelah anjing bermain sangatlah penting. Kibaskan saja kotoran yang menempel di bulu.

BACA JUGA:  Cara Merawat Anak Kucing Persia Secara Tepat!

Jika berbagai kotoran yang menempel dibiarkan, maka lambat laun bulunya akan kusut. Hal ini akan mengurangi kecantikan anjing pom. Jadi jika ingin anjingnya tetap menarik, maka perhatikan dengan baik aspek bulunya.

5. Rutin Dimandikan

Pastikan juga untuk memandikan anjing pom secara rutin. Sebenarnya untuk cara memandikannya tidak ada perlakuan khusus. Namun jika memiliki wastafel, maka proses memandikannya akan jauh lebih mudah.

Setelah memandikan anjing pom, pastikan untuk langsung mengeringkan bulunya sebelum beraktivitas. Proses mengeringkan badan ini akan lebih baik jika dilakukan dengan handuk dan memakai metode manual.

Apabila memang terpaksa menggunakan hairdryer, maka usahakan memberi jarak yang agak jauh. Jika hair dryer dipakai terlalu dekat, maka struktur panas yang muncul akan sangat mengganggu untuk permukaan kulit dan bulu anjing.

Saat sudah terbiasa dimandikan sejak kecil, maka anjing pom tidak akan memberontak. Sedangkan jika sudah dewasa dan baru dibiasakan mandi, maka pemiliknya harus sabar agar anjing bisa tetap bersih.

6. Rutin Membersihkan Gigi, Kuku, dan Telinga

Bukan hanya memandikan, cara merawat anjing mini pom juga bisa dilakukan dengan memperhatikan gigi, kuku, dan telinganya. Semua bagian ini wajib dijadikan pusat perhatian pemilik karena sangat mudah kotor.

Untuk bagian gigi, pastikan membersihkannya dengan sikat gigi khusus anjing. Biasanya, makanan anjing akan tersisa di sela-selanya sehingga bisa menyebabkan infeksi di gigi apabila terus dibiarkan dalam waktu panjang.

Lalu untuk bagian kuku, patikan memotongnya secara teratur. Apabila sudah panjang, segera potong dengan cara yang lembut. Biasanya di toko hewan akan tersedia gunting khusus anjing untuk memotong kukunya.

Hal serupa juga berlaku untuk bagian telinga yang wajib dibersihkan. Pakai saja cotton swab atau cotton bud untuk membersihkan telinga dari kotoran. Hindari penggunaan cairan tambahan untuk pembersihan telinga ini.

7. Rutin Bawa ke Dokter Hewan

Terakhir, jangan lupa untuk rutin membawa anjing pom ke dokter hewan. Biasanya, anjing memerlukan vaksin rutin dan hal ini hanya bisa dilakukan oleh dokter. Apabila dibawa secara rutin, maka akan terlihat kondisinya secara berkala.

BACA JUGA:  Inilah Cara Melebatkan Bulu Kucing dengan Mudah

Agar lebih nyaman, lakukan riset terkait dokter yang akan dikunjungi. Hal ini penting untuk dilakukan karena tidak semua dokter terbiasa menangani anjing. Jadi jangan asal dalam memilih dokter yang akan menangani anjing.

Jika asal, maka jangan kecewa jika pengecekan pada anjing kurang menyeluruh. Oleh sebab itu, pastikan untuk melakukan riset mendalam. Pastikan juga untuk aktif bertanya selama proses kunjungan dilakukan.

Demikianlah beberapa cara merawat anjing mini pom yang harus dipahami. Seperti yang sudah dijelaskan, ada berbagai aspek yang penting dalam proses perawatannya. Semua aspeknya tentu tidak bisa disepelekan.

Semakin baik proses perawatannya, maka bisa dipastikan hasilnya juga baik. Untuk menuju hasil yang baik tersebut diperlukan waktu yang tidak singkat. Oleh sebab itu, merawat anjing pom juga membutuhkan konsistensi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.