Panduan Lengkap: Cara Merawat Burung yang Sedang Mabung

Cara merawat burung yang sedang mabung tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Karena kesalahan dalam perawatan dan mengatasi situasi ini, bisa membuat burung menjadi semakin stress. 

Bahkan, pada tingkat ekstrim kesalahan perawatan pada burung yang sedang mabung bisa berujung ke kematian si burung di dalam kandang. Para pemilik burung pasti tidak ingin hal seperti itu terjadi. 

Karena itu, penting bagi para pemilik burung untuk mengetahui langkah tepat dalam merawat burung dalam kondisi mabung. Pasalnya, kondisi mabung bisa terjadi pada hampir semua jenis burung, jadi burung apapun yang dipelihara cara ini harus dipelajari. 

Apa Itu Kondisi Mabung?

Sebelum mengetahui cara merawat burung yang sedang mabung. Ada baiknya, untuk para pemilik burung memahami apa yang disebut dengan kondisi mabung itu sendiri. Karena mungkin saja ada yang belum familiar dengan istilah ini terutama yang pemula. 

Mabung bisa dikatakan sebagai proses pergantian bulu pada burung. Dalam arti lain, ini adalah masa beristirahat atau cuti bagi burung. Nama lain dari mabung adalah moulting. Pada beberapa daerah disebut juga sebagai ngurak atau brodol. 

Pada tahap ini, burung peliharaan akan mengalami perontokan bulu yang signifikan namun akan digantikan dengan bulu yang baru. Selama periode ini, burung akan mengurangi kegiatannya termasuk juga dalam hal berkicau. 

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kondisi mabung ini bisa terjadi pada hampir semua jenis burung. Bahkan, bisa dipastikan akan terjadi pada burung jenis kicauan. Karena itu, tidak peduli jenis burung apa yang dipelihara. 

Para pemilik burung tetap harus bersiap-siap menghadapi situasi ini. Mabung pada burung bisa terjadi 2 bahkan sampai 3 kali dalam setahun. Hal ini bergantung pada beberapa faktor, mulai dari jenis burung. 

Sampai dengan tingkat kesehatan burung. Hal yang paling penting adalah para pemilik burung siap ketika situasi mabung sedang terjadi pada burung yang dipelihara. 

Ciri Burung yang Sedang Mabung 

Jika ingin merawat burung yang sedang mabung, tentu saja para pemilik burung harus menyadari terlebih dahulu. Apa burung sedang dalam kondisi mabung atau tidak. Karena percuam mengetahui cara burung yang sedang mabung. 

Sedangkan, para pemilik burung tidak menyadari bahwa burung yang dipeliharanya sedang dalam kondisi mabung. Berikut adalah ciri-ciri utama yang akan terlihat pada burung jika memasuki periode mabung atau moulting:

  • Hasil trek dengan burung peliharaan lain tidak bisa maksimal atau lebih sering kalah. 
  • Semangat pada burung terasa berkurang. 
  • Bulunya mulai nampak kusam dan kehilangan kilap. 
  • Ekor burung nampak rusak dan terkoyak, karena bagian ini yang paling pertama rontok. 
  • Dari hari kehari semakin banyak bulu yang rontok. Mulai dari sehelai sampai 3 helai per harinya. 
  • Tatapan burung menjadi satu kemudian menjadi tatapan yang kosong. 
  • Tidak ada gairah dan terlihat malas untuk berkicau. 

Jika ciri-ciri di atas terlihat pada burung yang dipelihara. Maka, bisa dipastikan bahwa burung peliharaan tersebut akan segera masuk ke masa mabung. Karena itu, perawatan khusus harus dilakukan sedini mungkin. 

Fakta Burung

Mayoritas burung hantu adalah karnivora, yang berarti mereka memakan hewan sebagai makanan utama mereka. Tikus, tupai, kelinci, burung kecil, serangga besar, dan kadang-kadang reptil atau amfibi adalah sebagian dari makanan burung hantu.

Cara Merawat Burung yang Sedang Mabung 

Seperti yang disebutkan sebelumnya, tanpa penanganan yang baik proses mabung bisa berbahaya bagi burung. Bahkan, bisa mengakibatkan hal buruk sampai dengan ke kematian burung di dalam kandang. 

Penting bagi para pemilik burung untuk mengetahui cara yang tepat dalam mengurus burung yang sedang dalam proses ini. Untuk menghindari hal buruk terjadi pada burung selama proses mabung. 

Berikut akan dijelaskan berbagai cara yang bisa dilakukan para pemilik burung untuk merawat burung yang sedang dalam masa mabung. Dengan cara di bawah ini, kesehatan burung bisa terjaga dan terhindar dari rasa stress: 

1. Tingkatkan Kualitas Pakan 

Mabung merupakan proses yang membutuhkan banyak energi dari burung. Karena itu, kualitas pakan yang diberikan pada burung harus ditingkatkan. Fokuskan untuk memberi makanan dengan kandungan asam amino yang tinggi. 

Kemudian, berikan tambahan protein agar pertumbuhan bulunya yang baru semakin bagus. Suplai makanan harus cukup dan sering ditambahkan. Karena, perlu banyak nutrisi untuk menumbuhkan bulu yang baru dan hasil yang bagus. 

2. Jangan Memandikan Burung Peliharaan 

Dalam kondisi biasa, memandikan burung peliharaan adalah hal yang penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Namun, tidak dengan burung yang sedang dalam kondisi mabung. 

Burung yang dalam proses mabung malah berbahaya untuk dimandikan. Hal ini karena tubuh burung baru akan menumbuhkan bulu-bulu baru dengan tunas-tunas muda. Mandi malam bisa merusak bakal bulu baru burung. 

Lebih baik, untuk menunggu burung menyelesaikan periode mabungnya. Barulah burung dimandikan secara rutin seperti biasa. 

3. Jangan Menjemur Peliharaan 

Cara merawat burung yang sedang mabung selanjutnya adalah dengan tidak menjemurnya. Sama seperti mandi, pada kondisi biasa berjemur adalah proses penting untuk menjaga kesehatan burung. Namun, tidak dengan burung yang dalam masa mabung. 

Menjemur burung pada masa mabung bisa berakibat fatal mulai dari membuat kesehatan burung menurun. Sampai dengan pertumbuhan bulu yang kurang sempurna pada burung nantinya. Bahkan, bisa mengakibatkan kelainan seperti bulu menjadi kering dan rusak. 

4. Berikan Vitamin Tambahan 

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bahwa masa mabung adalah masa yang membutuhkan banyak energi dari tubuh burung. Jadi, memberikan pakan berkualitas saja kadang tidak cukup untuk menjaga kesehatan burung di masa mabung. 

Karena itu, penting untuk memberikan vitamin tambahan pada burung di masa mabung. Selain itu, vitamin tambahan bisa membantu agar pertumbuhan bulu burung menjadi lebih cepat dan lebih bagus. 

Tidak hanya itu, kondisi sehat selama penumbuhan bulu akan menyiapkan burung agar bisa lebih gacor lagi setelah masa mabungnya selesai. 

5. Jaga Kebersihan Sangkar Secara Ekstra 

Kebersihan sangkar juga menjadi cara merawat burung yang sedang mabung. Karena perlindungan tubuh burung akan melemah ketika bulu-bulunya sudah mulai rontok semua. Penting untuk menjaga agar sangkar selalu bersih selama periode mabung. 

Kebersihan sangkar bisa berpengaruh langsung terhadap kesehatan burung. Karena itu, setidaknya sangkar burung harus dibersihkan secara total 4 hari sekali dalam periode mabung. 

6. Tempatkan Sangkar di Tempat yang Tenang 

Pada masa mabung, lebih baik pindahkan sangkar burung ke tempat yang lebih tenang. Hal ini bisa mempercepat proses perontokan bulu pada burung. Hal ini karena merontokan bulu adalah hal yang membutuhkan konsentrasi tinggi bagi burung. 

Selain itu, tempat yang tenang bisa mengurangi tekanan dan kemungkinan stress pada burung. Karena masa mabungnya sendiri sudah melelahkan. 

Cara-cara di atas harus dilakukan dengan rutin dan perhatian ekstra selama periode mabung. Kemudian, mulai dikurangi jika periode mabung memang sudah berakhir. 

Dengan mengetahui cara merawat burung yang sedang mabung di atas. Para pemilik burung tidak perlu khawatir lagi. Asal bisa memberikan perawatan dengan rutin. Burung yang dipelihara pasti bisa melewati proses mabungnya dengan baik. 

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.